Sumbardaily.com - Kebakaran hebat melanda fasilitas gudang dan perkantoran milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang di Jalan DPR, Kelurahan Aiepacah, Kecamatan Kototangah, Rabu pagi (29/4/2026).
Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya 23 unit sepeda motor serta menyebabkan kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, mengungkapkan pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 09.54 WIB.
Menindaklanjuti laporan itu, tim Damkar langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi dalam waktu sekitar 12 menit.
“Objek yang terbakar merupakan gudang perkantoran. Kami mengerahkan delapan unit armada dengan total 100 personel untuk melakukan pemadaman,” ujar Rinaldi.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang saksi, Luxani (55), yang merupakan pegawai negeri sipil di instansi tersebut.
Ia melihat asap tebal disertai kobaran api yang berasal dari area gudang penyimpanan barang.
Lokasi kejadian yang berada di kawasan padat hunian dengan akses jalan sempit sempat menyulitkan proses evakuasi dan pemadaman.
Berdasarkan data Damkar, dampak kebakaran cukup besar dengan tiga bangunan mengalami kerusakan berat, yakni satu gudang, satu area kantin, dan satu hanggar.
Selain itu, puluhan kendaraan roda dua yang berada di area tersebut juga tidak dapat diselamatkan.
“Total area yang terdampak api diperkirakan mencapai 350 meter persegi,” jelas Rinaldi.
Meski demikian, petugas berhasil mengendalikan api sehingga tidak merambat ke bangunan perkantoran lainnya yang berada di sekitar lokasi.
Upaya cepat tersebut juga berhasil menyelamatkan aset dengan nilai sekitar Rp1 miliar dari potensi kerusakan yang lebih luas, yakni sekitar 500 meter persegi.
Proses pemadaman dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 10.40 WIB.
Tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian bersama instansi terkait.
Sejumlah personel kepolisian dan staf DLH turut berada di lokasi untuk melakukan pengamanan pasca kebakaran. (*)
















