Inovasi Irigasi Modern: Pompa Surya Tanpa Baterai Mampu Alirkan Air Hingga 1,3 KM

Inovasi Irigasi Modern: Pompa Surya Tanpa Baterai Mampu Alirkan Air Hingga 1,3 KM

Unand menghadirkan inovasi irigasi modern melalui pompa tenaga surya tanpa baterai yang mampu mengalirkan air hingga 1,3 km, solusi efisien untuk lahan pertanian. (Foto: Unand)

Sumbardaily.com, Tanah Datar – Pompa Tenaga Surya Tanpa Baterai hasil inovasi Fakultas Teknik Universitas Andalas (Unand) resmi diperkenalkan kepada masyarakat Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, sebagai teknologi irigasi terbaru yang dinilai lebih efisien, canggih, dan berbiaya rendah.

Mengandalkan energi matahari secara langsung tanpa sistem penyimpanan baterai, prototipe ini menawarkan solusi irigasi modern yang mampu bekerja stabil, minim perawatan, dan mendukung ketahanan pangan nagari.

Inovasi tersebut diserahkan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat 2025 oleh Tim Fakultas Teknik Unand yang diketuai Insannul Kamil. Teknologi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan petani terhadap sistem distribusi air yang mampu beroperasi sepanjang hari tanpa ketergantungan pada baterai yang umumnya memiliki masa pakai pendek dan biaya penggantian tinggi.

Insannul menjelaskan bahwa penggunaan energi terbarukan langsung dari panel surya memberikan keuntungan signifikan bagi petani, baik dari sisi efisiensi energi maupun keberlanjutan lingkungan.

“Dengan memanfaatkan energi terbarukan, teknologi ini sekaligus mendukung upaya adaptasi perubahan iklim dan pengurangan emisi karbon, membuka peluang besar untuk peningkatan intensitas tanam dan pengoptimalan lahan pertanian masyarakat,” ujarnya.

Teknologi ini juga dipilih karena mudah dioperasikan oleh masyarakat. Dendi Adi Saputra M, Koordinator Pelaksana Rancang Bangun Teknologi, menuturkan bahwa warga Nagari Tanjung Barulak kini telah mampu memasang dan melepas pompa secara mandiri, melakukan pengecekan arus dan voltase, memantau kondisi putaran pompa secara real time, merawat panel surya, hingga menangani instalasi pipa HDPE tanpa hambatan berarti.

Dendi memaparkan bahwa sistem yang terpasang menggunakan pompa AC/DC berkapasitas 3.000 Watt yang ditopang delapan panel surya 550 WP. Dengan konfigurasi tersebut, pompa mampu mengalirkan air sejauh 1,3 kilometer pada elevasi 160 meter, menghasilkan debit mencapai 3,8 m³ per jam. Kemampuan ini dinilai sangat membantu petani dalam memenuhi kebutuhan air pada lahan dengan kontur yang beragam.

Tim pengabdian berharap masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pengelola utama yang memastikan keberlanjutan sistem inovatif ini. Melalui penguasaan teknologi yang mudah dipahami, petani diharapkan dapat menjaga performa pompa dan mengoptimalkan manfaatnya untuk meningkatkan produktivitas pertanian mereka.

Program ini mendapat dukungan luas dari Pemerintah Nagari Tanjung Barulak, masyarakat lokal dan perantauan, serta unsur keamanan dari Kodam XX Tuanku Imam Bonjol dan Polda Sumatera Barat (Sumbar). Kolaborasi lintas pihak ini memperlihatkan kuatnya sinergi antara akademisi, pemerintah, masyarakat, dan institusi keamanan dalam menghadirkan teknologi tepat guna bagi kebutuhan nagari.

Dengan hadirnya prototipe pompa tenaga surya tanpa baterai ini, Unand kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi berkelanjutan yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Teknologi ini diharapkan menjadi tonggak penting menuju sistem irigasi pertanian yang lebih mandiri, efisien, dan ramah lingkungan bagi Nagari Tanjung Barulak serta daerah sekitarnya. (red)

Baca Juga

Mojaf, Inovasi Tepung Bengkuang dari Unand yang Berpotensi Bantu Pengidap Diabetes
Mojaf, Inovasi Tepung Bengkuang dari Unand yang Berpotensi Bantu Pengidap Diabetes
Penyintas banjir bandang dan tanah longsor Batu Busuak berada di depan Hunian Sementara Layak Huni (Hunsela) di kawasan Rimbo Panjang, Kelurahan Lambung Bukit, Kota Padang, Jumat (17/7/2026).
Tak Lagi Hidup Nomaden, Penyintas Longsor Batu Busuak Syukuri Hunsela Bantuan Pemko Padang
Delapan Bulan Hilang, Unand Terus Dampingi Keluarga dan Berharap Ryan Alghifary Segera Kembali
Delapan Bulan Hilang, Unand Terus Dampingi Keluarga dan Berharap Ryan Alghifary Segera Kembali
Wamenag Minta Publik Tak Gegabah Kaitkan Bom di MAN 3 Padang dengan Radikalisme
Wamenag Minta Publik Tak Gegabah Kaitkan Bom di MAN 3 Padang dengan Radikalisme
Buron 5 Tahun, Terpidana Kasus Pencabulan Anak Ditangkap Tim Burung Hantu Kejati Sumbar di Bengkulu
Buron 5 Tahun, Terpidana Kasus Pencabulan Anak Ditangkap Tim Burung Hantu Kejati Sumbar di Bengkulu
Kepala Disdukcapil Kota Padang bersama jajaran memberikan penjelasan mengenai percepatan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kantor Disdukcapil Kota Padang.
Kartu Identitas Anak di Padang Tembus 70 Persen, Pemko Padang Siapkan Terobosan Baru ke Sekolah