Inovasi Irigasi Modern: Pompa Surya Tanpa Baterai Mampu Alirkan Air Hingga 1,3 KM

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 23 November 2025 | 10:41 WIB
Unand menghadirkan inovasi irigasi modern melalui pompa tenaga surya tanpa baterai yang mampu mengalirkan air hingga 1,3 km, solusi efisien untuk lahan pertanian. (Foto: Unand)
Unand menghadirkan inovasi irigasi modern melalui pompa tenaga surya tanpa baterai yang mampu mengalirkan air hingga 1,3 km, solusi efisien untuk lahan pertanian. (Foto: Unand)


Sumbardaily.com, Tanah Datar – Pompa Tenaga Surya Tanpa Baterai hasil inovasi Fakultas Teknik Universitas Andalas (Unand) resmi diperkenalkan kepada masyarakat Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, sebagai teknologi irigasi terbaru yang dinilai lebih efisien, canggih, dan berbiaya rendah.





Mengandalkan energi matahari secara langsung tanpa sistem penyimpanan baterai, prototipe ini menawarkan solusi irigasi modern yang mampu bekerja stabil, minim perawatan, dan mendukung ketahanan pangan nagari.





Inovasi tersebut diserahkan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat 2025 oleh Tim Fakultas Teknik Unand yang diketuai Insannul Kamil. Teknologi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan petani terhadap sistem distribusi air yang mampu beroperasi sepanjang hari tanpa ketergantungan pada baterai yang umumnya memiliki masa pakai pendek dan biaya penggantian tinggi.





Insannul menjelaskan bahwa penggunaan energi terbarukan langsung dari panel surya memberikan keuntungan signifikan bagi petani, baik dari sisi efisiensi energi maupun keberlanjutan lingkungan.





“Dengan memanfaatkan energi terbarukan, teknologi ini sekaligus mendukung upaya adaptasi perubahan iklim dan pengurangan emisi karbon, membuka peluang besar untuk peningkatan intensitas tanam dan pengoptimalan lahan pertanian masyarakat,” ujarnya.





Teknologi ini juga dipilih karena mudah dioperasikan oleh masyarakat. Dendi Adi Saputra M, Koordinator Pelaksana Rancang Bangun Teknologi, menuturkan bahwa warga Nagari Tanjung Barulak kini telah mampu memasang dan melepas pompa secara mandiri, melakukan pengecekan arus dan voltase, memantau kondisi putaran pompa secara real time, merawat panel surya, hingga menangani instalasi pipa HDPE tanpa hambatan berarti.





Dendi memaparkan bahwa sistem yang terpasang menggunakan pompa AC/DC berkapasitas 3.000 Watt yang ditopang delapan panel surya 550 WP. Dengan konfigurasi tersebut, pompa mampu mengalirkan air sejauh 1,3 kilometer pada elevasi 160 meter, menghasilkan debit mencapai 3,8 m³ per jam. Kemampuan ini dinilai sangat membantu petani dalam memenuhi kebutuhan air pada lahan dengan kontur yang beragam.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X