Sumbardaily.com, Padang – PT Hutama Karya (Persero) mengakhiri masa pengoperasian fungsional ruas Tol Padang-Sicincin pada Kamis (2/1/2024).
Penutupan ini dilakukan setelah ruas tol Padang-Pekanbaru tersebut beroperasi secara fungsional sejak 21 Desember 2024 untuk mendukung arus mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menjelaskan bahwa penutupan ini diperlukan untuk melanjutkan proses penyelesaian konstruksi.
"Setelah masa operasional fungsional berakhir, kami harus menutup akses ke jalan tol untuk melanjutkan tahap pembangunan hingga tuntas," ujarnya dalam keterangan resmi pada Jumat (3/1/2025).
Selama periode operasional fungsional, ruas Tol Padang-Sicincin mencatatkan prestasi sebagai ruas dengan volume lalu lintas tertinggi di jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dikelola Hutama Karya.
Tercatat sebanyak 46.900 kendaraan telah memanfaatkan ruas tol ini selama masa Nataru 2024/2025. Adjib menegaskan bahwa selama pengoperasian fungsional, tidak terjadi kecelakaan fatal maupun kemacetan berarti di gerbang tol.
"Tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan tol ini sangat kami apresiasi. Hal ini mendorong kami untuk segera menyelesaikan pembangunan ruas Tol Pekanbaru-Padang agar dapat beroperasi penuh saat Mudik Lebaran 2025," jelasnya.
Keberhasilan pengoperasian fungsional ini tidak lepas dari dukungan berbagai pemangku kepentingan. Hutama Karya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas), Badan Pengelola Jalan Nasional (BPJN), dan Dinas Perhubungan setempat yang telah berkontribusi dalam pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas.
Sinergi yang solid antara berbagai pihak terkait telah memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan selama masa operasional fungsional.
Pencapaian ini menjadi modal penting bagi Hutama Karya dalam mempersiapkan pengoperasian penuh ruas Tol Padang-Pekanbaru yang ditargetkan rampung pada Lebaran 2025. (red)
















