Filosofi Logo HJK Padang ke-357, Simbol Kuat Menuju Kota Gastronomi UNESCO 2027

Filosofi Logo HJK Padang ke-357, Simbol Kuat Menuju Kota Gastronomi UNESCO 2027

Logo HJK Padang ke-357 (Foto: Kominfo Padang)

Sumbardaily.com – Logo Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 resmi diperkenalkan dengan membawa semangat besar di balik identitas visualnya. Mengusung tema "Padang Road to Gastronomy City", logo tersebut tidak hanya menjadi penanda perayaan ulang tahun Kota Padang, tetapi juga merepresentasikan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pengakuan sebagai Kota Gastronomi UNESCO pada 2027.

Tema yang kembali diusung seperti pada peringatan tahun sebelumnya itu menunjukkan konsistensi arah pembangunan Kota Padang yang menjadikan sektor gastronomi sebagai salah satu fokus utama.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Padang, Corri Saidan, menjelaskan bahwa seluruh proses menuju predikat UNESCO Gastronomy City telah berjalan sejak 2025 dan terus berlanjut hingga saat ini.

Menurutnya, berbagai tahapan masih terus dilakukan sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kota (Pemko) Padang agar target memperoleh pengakuan internasional tersebut dapat terwujud pada 2027.

"Proses untuk mendapatkan predikat UNESCO Gastronomy City telah dimulai sejak tahun 2025 hingga sekarang. Pada tahun ini, seluruh proses dan tahapan terus kita lakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Padang agar pengakuan tersebut dapat diraih pada tahun 2027," ujar Corri Saidan, Senin (29/6/2026).

Lampiran Gambar

Corri menuturkan, desain Logo HJK Padang ke-357 memadukan angka 357 dengan tiga elemen utama yang menjadi identitas Kota Padang, yakni piktogram penari yang manantiang piriang (menatang piring), perahu layar, serta ilustrasi asap.

Ketiga unsur tersebut dirancang menyatu membentuk identitas visual yang menggambarkan sejarah, budaya, hingga kekayaan kuliner Kota Padang.

Angka 357 sendiri melambangkan usia Kota Padang sekaligus perjalanan panjangnya sebagai pusat perdagangan, kebudayaan, dan kuliner di pesisir barat Pulau Sumatera.

Sementara itu, elemen pada angka 3 menampilkan piktogram penari yang menggambarkan pramusaji Rumah Makan Padang sedang manantiang piriang. Simbol tersebut merepresentasikan keramahan masyarakat Minangkabau, profesionalisme dalam melayani tamu, sekaligus tradisi kuliner yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Pada angka 5, terdapat ilustrasi perahu layar yang menjadi simbol Kota Padang sebagai kota pelabuhan yang sejak dahulu menjadi tempat bertemunya berbagai bangsa, etnis, dan budaya.

Perahu layar juga dimaknai sebagai representasi semangat merantau masyarakat Minangkabau serta menegaskan posisi Kota Padang sebagai kota pesisir dan gerbang perdagangan.

"Kita ada laut, kita punya masa depan yang memang harus kita tuju untuk mewujudkan visi kota, semangat merantau masyarakat Padang, serta melambangkan sebagai kota pesisir dan gerbang perdagangan," kata Corri.

Adapun elemen asap yang membentuk angka 7 melambangkan aroma khas masakan Minangkabau yang kaya rempah-rempah. Simbol tersebut menggambarkan kehangatan, kenyamanan, serta cita rasa kuliner yang mampu menarik perhatian masyarakat maupun wisatawan.

Bagi Pemko Padang, unsur tersebut juga menjadi representasi warisan gastronomi yang hingga kini tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Corri Saidan menegaskan bahwa seluruh filosofi yang dituangkan dalam Logo Hari Jadi Kota Padang ke-357 merupakan gambaran identitas Kota Padang sebagai kota yang memiliki kekuatan pada sektor budaya dan kuliner.

"Ini seluruhnya adalah warisan gastronomi yang terasa hidup di Kota Padang," pungkasnya.

Melalui tema Padang Road to Gastronomy City, Pemerintah Kota Padang berharap momentum Hari Jadi Kota Padang ke-357 semakin memperkuat langkah menuju pengakuan sebagai Kota Gastronomi UNESCO pada 2027 sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Minangkabau kepada dunia. (*)

Baca Juga

Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Disepakati, Anggaran Kota Padang Naik Jadi Rp3,21 Triliun
Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Disepakati, Anggaran Kota Padang Naik Jadi Rp3,21 Triliun
Membidik Status Kota Gastronomi UNESCO 2027, Pemko Padang Angkat Keunikan Kuliner Multietnis
Membidik Status Kota Gastronomi UNESCO 2027, Pemko Padang Angkat Keunikan Kuliner Multietnis
Penampilan Seni dan Budaya di Kota Tua Padang Hidupkan Wisata Malam Kota
Penampilan Seni dan Budaya di Kota Tua Padang Hidupkan Wisata Malam Kota
Fadli Zon Dorong Revitalisasi Pabrik Indarung I Jadi Ruang Edukasi dan Seni
Fadli Zon Dorong Revitalisasi Pabrik Indarung I Jadi Ruang Edukasi dan Seni
Menuju Kota Gastronomi Dunia, Padang Susun Addendum PMK3I
Menuju Kota Gastronomi Dunia, Padang Susun Addendum PMK3I
Fadli Zon: Jembatan Kereta Api Lembah Anai Lebih Baik Diperbaiki daripada Dibongkar
Fadli Zon: Jembatan Kereta Api Lembah Anai Lebih Baik Diperbaiki daripada Dibongkar