Sumbardaily.com – Penampilan seni dan budaya di kawasan Taman Kota Tua Padang sukses menyedot perhatian masyarakat pada Sabtu (9/5/2026) malam.
Beragam pertunjukan tari dari berbagai etnis budaya yang dibawakan para pelajar se-Kota Padang membuat kawasan bersejarah tersebut dipadati warga yang menikmati suasana malam minggu penuh hiburan dan nuansa budaya.
Agenda rutin yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pariwisata itu menghadirkan suasana meriah di sepanjang jalan Kota Tua.
Penampilan para siswa dengan kostum berwarna-warni dan suguhan tari tradisional hingga modern menjadi daya tarik utama yang membuat pengunjung terus memadati area pertunjukan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yeni Yuliza, mengaku terkejut melihat tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan seni dan budaya tersebut.
Menurutnya, keramaian yang tercipta menunjukkan bahwa masyarakat sangat membutuhkan ruang hiburan berbasis budaya di tengah aktivitas perkotaan.
“Sebenarnya pada hari ini saya cukup surprise. Hari ini pertama kali mengikuti acara ini, kegiatannya cukup menyita waktu masyarakat karena jalan cukup padat dan antusiasnya sangat baik,” ujar Yeni Yuliza.
Ia menilai kegiatan penampilan seni dan budaya memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan pariwisata Kota Padang.
Selain menjadi hiburan masyarakat, kegiatan itu juga dianggap sebagai sarana melatih kreativitas generasi muda sekaligus memperkuat pelestarian budaya daerah.
Menurut Yeni, panggung seni budaya tersebut sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Jelajah Padang yang bertujuan memperkuat sektor pariwisata berbasis budaya dan pengalaman wisata.
Melihat besarnya antusiasme pengunjung, Dinas Pariwisata Kota Padang berencana mengembangkan konsep acara dengan menggabungkan sektor wisata dan ekonomi kreatif melalui pelibatan pelaku UMKM lokal.
“Ke depannya kita akan mencoba menggabungkan dengan kegiatan kuliner. Jadi di samping ada kegiatan wisata, kita gabungkan dengan UMKM-UMKM yang ada,” jelasnya.
Pengembangan konsep tersebut diharapkan membuat pengunjung tidak hanya menikmati pertunjukan seni, tetapi juga dapat berbelanja produk lokal di kawasan Kota Tua Padang.
“Kita akan tata dengan penonton melihat dan juga belanja di situ akan meningkatkan UMKM sehingga Gastronomy City Kota Padang akan terwujud,” tambah Yeni.
Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari siswa SD Negeri 21 Sungai Bangek. Sekolah yang berada di kawasan pinggiran Kota Padang itu mengirimkan delegasi terbaik untuk tampil membawakan berbagai tarian dari beragam budaya.
Guru PAI SD Negeri 21 Sungai Bangek, Santi Ramadani, mengatakan para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka tampil membawakan tiga pertunjukan dance dengan konsep budaya yang berbeda.
“Anak-anak saya tampil tiga kegiatan malam ini, ketiga-tiganya dance dan beragam dari berbagai etnis budaya,” ujar Santi Ramadani.
Dalam penampilannya, siswa SD Negeri 21 Sungai Bangek membawakan Tari Sisi Batu Manikam dari Sumatera Utara, Tari India, hingga Tari Tionghoa. Penampilan itu sukses menghibur penonton yang memadati kawasan Taman Kota Tua.
Melalui kegiatan Penampilan Seni dan Budaya ini, Pemko Padang berharap semangat berkesenian generasi muda terus tumbuh sekaligus menjadi penggerak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Padang. (*)
















