Kronologi Kecelakaan Beruntun di Padang, Truk Rem Blong Hantam 5 Kendaraan dan Tewaskan 4 Orang

Kronologi Kecelakaan Beruntun di Padang, Truk Rem Blong Hantam 5 Kendaraan dan Tewaskan 4 Orang

Petugas kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kendaraan usai kecelakaan beruntun di kawasan Jembatan Padang Besi, Kota Padang, Minggu (10/5/2026) pagi. Kecelakaan diduga dipicu truk rem blong dan menewaskan empat orang. (Dok. Polresta Padang)

Sumbardaily.com - Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Padang-Indarung, tepatnya di kawasan Jembatan Padang Besi, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Minggu (10/5/2026) pagi.

Insiden maut tersebut menewaskan empat orang dan menyebabkan empat korban lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB saat kondisi lalu lintas di kawasan tersebut sedang ramai. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kecelakaan bermula ketika sebuah truk Hino bernomor polisi (nopol) BM 9936 KU melaju dari arah Solok menuju Kota Padang.

Saat tiba di kawasan sebelum Jembatan Padang Besi, truk diduga mengalami rem blong. Sopir truk tidak mampu mengendalikan laju kendaraan di jalan tikungan yang beraspal tersebut.

Truk kemudian menghantam Toyota Rush BA 2881 KYU dari arah belakang. Benturan keras membuat mobil Toyota Rush terdorong ke depan dan menghantam truk Hino BA 9522 JU yang berada di sisi kiri jalan.

Belum berhenti, truk Hino BM 9936 KU kembali melaju tanpa kendali dan menabrak Toyota Kijang BA 1740 JG dari belakang. Setelah itu, kendaraan besar tersebut juga menghantam Mitsubishi Pajero BA 1218 WQ.

Kecelakaan baru berhenti setelah truk menyeret Toyota Kijang hingga ke seberang jalan. Truk bahkan dilaporkan tersangkut di median jalan usai menabrak sejumlah kendaraan.

Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata, membenarkan kejadian tersebut. Dalam laporan kepolisian disebutkan bahwa kondisi jalan saat kejadian berada dalam keadaan baik dan terang. Rambu-rambu lalu lintas juga tersedia di lokasi kejadian, namun arus kendaraan pada pagi itu cukup padat.

“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas pada Minggu pagi di Padang Besi Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang,” katanya.

Akibat kecelakaan tersebut, katanya, total delapan orang menjadi korban dan langsung dievakuasi ke rumah sakit. Tujuh korban dibawa ke Semen Padang Hospital (SPH), sementara satu korban lainnya dirujuk ke RS Unand.

Empat korban dinyatakan meninggal dunia. Mereka adalah Arif Candra Efendi (40), sopir Toyota Rush asal Lubuak Lasih, Kabupaten Solok, kemudian Jhon Efendi (65), pedagang asal Simpang Rumbio Solok, Hj Efrialita (57), ibu rumah tangga asal Simpang Rumbio Solok, dan Del (60), ibu rumah tangga asal Singkarak Solok.

Sementara korban luka-luka di antaranya Syabi Budin (55), warga Labuah Tarok Solok. Selain itu terdapat Deni Wati (47), penumpang Toyota Kijang asal Gunung Talang.

Lurah Padang Basi, Waluyo Yuwono, mengatakan empat korban meninggal dunia berasal dari mobil Toyota Rush yang menurut informasi berisi enam orang penumpang.

“Yang meninggal empat orang itu dari mobil Toyota Rush, menurut keterangan enam orang isinya,” kata Waluyo.

Ia juga menyoroti lokasi kejadian yang disebut rawan kecelakaan. Menurutnya, kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya ketika sebuah truk menghantam rumah warga di kawasan tersebut.

“Ketika kejadian serupa truk menghantam satu rumah beberapa waktu lalu, saya sudah minta median jalan itu diberi pembatas seperti di jalan tol,” ujarnya.

Pasca kejadian, petugas Satlantas Polresta Padang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencatat saksi, mengamankan barang bukti, serta melakukan pengukuran dan penggambaran lokasi kecelakaan.

Akibat kecelakaan beruntun itu, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan berat. Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan maut di Padang Basi tersebut. (adl)

Baca Juga

Pajak Kendaraan Umum di Sumbar Dapat Diskon hingga 70 Persen, Berlaku hingga Desember
Pajak Kendaraan Umum di Sumbar Dapat Diskon hingga 70 Persen, Berlaku hingga Desember
UNP Gelar Wisuda 3 Hari, Warga Padang Diminta Antisipasi Gangguan Lalu Lintas
UNP Gelar Wisuda 3 Hari, Warga Padang Diminta Antisipasi Gangguan Lalu Lintas
KM Sabuk Nusantara 68 Layani Rute Mentawai, Cek Jadwal Tiap Pelabuhan
KM Sabuk Nusantara 68 Layani Rute Mentawai, Cek Jadwal Tiap Pelabuhan
331 Hotspot Karhutla Terdeteksi, Sumatera Selatan Naik Jadi 38 Titik
331 Hotspot Karhutla Terdeteksi, Sumatera Selatan Naik Jadi 38 Titik
Karhutla Terkini, Hotspot Turun Tajam tapi Kualitas Udara Sejumlah Wilayah Masih Buruk
Karhutla Terkini, Hotspot Turun Tajam tapi Kualitas Udara Sejumlah Wilayah Masih Buruk
BMKG Ingatkan Gelombang 4 Meter di Perairan Barat Sumbar hingga 28 September
BMKG Ingatkan Gelombang 4 Meter di Perairan Barat Sumbar hingga 28 September