Jelang Idul Adha 2026, Inflasi di Padang Diklaim Susut ke Angka 1,9 Persen

Jelang Idul Adha 2026, Inflasi di Padang Diklaim Susut ke Angka 1,9 Persen

Ilustrasi Inflasi (Foto: Dok Istimewa)

Sumbardaily.com – Laju inflasi di Kota Padang diklaim berhasil turun menjelang Idul Adha 2026. Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyebut angka inflasi yang sebelumnya berada di level 3 persen pada April 2026 kini berhasil ditekan menjadi 1,9 persen.

Penurunan inflasi tersebut menjadi sorotan dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar Kamis (7/5/2026) di Rumah Dinas Wali Kota Padang.

Maigus Nasir mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang hari raya keagamaan.
“Hasil ini berkat kolaborasi bersama,” ungkap Maigus Nasir.

Keberhasilan menekan inflasi dinilai cukup penting mengingat momentum Idul Adha biasanya identik dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga yang berpotensi memicu kenaikan harga bahan pokok di pasaran.

Meski tren inflasi menunjukkan penurunan, pemerintah daerah tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lonjakan harga yang diperkirakan masih dapat terjadi sepanjang Mei 2026.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan mengungkapkan konsumsi masyarakat diprediksi meningkat antara 30 hingga 50 persen menjelang Idul Adha.

Menurutnya, fluktuasi harga mulai terlihat pada sejumlah komoditas penting seperti beras Pandan Wangi, beras 42, cabai, dan bawang merah.

“Kenaikan bawang merah dipicu pasokan luar daerah yang belum stabil. Namun, untuk gula dan minyak goreng saat ini sudah mulai tenang berkat operasi pasar yang masif,” ujar Fizlan Setiawan.

Untuk menjaga stabilitas harga tetap terkendali, Pemko Padang telah menyiapkan tiga lapis strategi pengendalian inflasi.

Strategi jangka pendek dilakukan melalui Operasi Pasar Murah yang akan digelar serentak satu minggu sebelum Idul Adha di sejumlah wilayah seperti Padang Utara, Kuranji, dan Koto Tangah.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat subsidi voucher Corporate Social Responsibility (CSR) dan memperketat pemantauan harga secara real-time melalui aplikasi “SiDindang”.

Langkah tersebut dilakukan agar perkembangan harga kebutuhan pokok dapat dipantau secara cepat sehingga pemerintah bisa segera mengambil tindakan ketika terjadi lonjakan harga.

Untuk strategi jangka menengah, Pemko Padang memperkuat pengawasan harian melalui UPTD Pasar sekaligus menyiapkan tindakan hukum terhadap pelaku spekulasi harga.

Pemerintah juga menyoroti praktik pengoplosan gas LPG yang sebelumnya berhasil dibongkar aparat kepolisian sebagai bagian dari pengamanan distribusi energi dan pasokan masyarakat.

Sementara itu, strategi jangka panjang difokuskan pada pembangunan gudang logistik dan fasilitas cold storage guna mengatasi gangguan distribusi akibat cuaca ekstrem atau bencana alam.

Menurut Fizlan, keberadaan infrastruktur penyimpanan pangan yang memadai sangat penting untuk menjaga stabilitas stok dan distribusi kebutuhan pokok di Kota Padang.

Meski distribusi logistik sempat terkendala akibat cuaca dan antrean BBM di SPBU, TPID Kota Padang tetap optimistis tren penurunan inflasi dapat dipertahankan hingga Lebaran Haji 2026.

“Target kita sangat jelas, menjaga angka inflasi tetap stabil di angka 1,9% atau bahkan di bawah 2% selama periode Lebaran Haji tahun ini. Sinergi adalah kunci kenyamanan masyarakat dalam beribadah dan merayakan Hari Raya,” tutup Fizlan.

Dengan berbagai strategi pengendalian yang telah disiapkan, Pemko Padang berharap masyarakat dapat menyambut Idul Adha 2026 dengan lebih tenang tanpa dihantui lonjakan harga bahan pokok dan gangguan distribusi kebutuhan sehari-hari. (*)

Baca Juga

Petugas Kecamatan Koto Tangah melakukan pendataan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) untuk mendukung penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang berhak.
17.221 KK Terdaftar Perlinsos di Koto Tangah Padang, Pendataan Bansos Terus Diperkuat
Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau progres revitalisasi basement Blok III Pasar Raya Padang bersama jajaran kepala OPD pada Kamis (30/7/2026).
Fadly Amran Genjot Revitalisasi Pasar Raya Padang, Aktivitas Ekonomi Ditargetkan tak Lagi Menumpuk di Satu Titik
Pembongkaran empat bangkai kapal di Sungai Batang Arau menjelang Selaju Sampan HJK Padang ke-357.
Jalur Selaju Sampan Terancam Terganggu, Empat Bangkai Kapal di Batang Arau Dibongkar
Rekayasa Lalu Lintas Padang Pada Saat HJK ke-357, Ini Daftar Jalan yang Ditutup
Rekayasa Lalu Lintas Padang Pada Saat HJK ke-357, Ini Daftar Jalan yang Ditutup
10 Hunian Tetap di Batu Busuak Padang Segera Dilengkapi Air, Jalan hingga Drainase
10 Hunian Tetap di Batu Busuak Padang Segera Dilengkapi Air, Jalan hingga Drainase
Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin rapat teknis persiapan HJK ke-357 bersama Forkopimda dan pimpinan OPD di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Rabu (29/7/2026).
Ada Momen Bersejarah di HJK ke-357 Padang, Jembatan Hildesheim Segera Diresmikan