Evakuasi Ular Kurang Lebih 3 Meter di Kandang Ayam Warga Padang, Damkar Bergerak Cepat

Evakuasi Ular Kurang Lebih 3 Meter di Kandang Ayam Warga Padang, Damkar Bergerak Cepat

Petugas Damkar Kota Padang saat mengevakuasi ular berukuran kurang lebih 3 meter dari kandang ayam milik warga di Bukit Gado Gado, Kota Padang, Selasa (4/11/2025). (Foto: Dinas Damkar Kota Padang)

Sumbardaily.com, Padang — Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang dilaporkan sukses mengevakuasi seekor ular berukuran besar dari permukiman warga di kawasan Padang Selatan.

Ular yang diperkirakan memiliki panjang kurang lebih 3 meter tersebut ditemukan berada di dalam kandang ayam milik warga.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, membenarkan adanya laporan mengenai kejadian penyelamatan hewan melata itu.

"Betul, kami menerima laporan evakuasi ular," ujar Rinaldi, Selasa (4/11/2025) pagi.

Peristiwa ini bermula saat seorang saksi, Azfar Aziz, 62, yang bekerja sebagai buruh harian lepas, melihat keberadaan ular tersebut di dalam kandang ayam miliknya.

Azfar, yang tinggal di Bukit Gado Gado, RT 004/RW 001, Kelurahan Bukit Gado Gado, Kecamatan Padang Selatan, lantas segera menghubungi pihak Damkar Kota Padang.

Laporan masuk tercatat pada pukul 07.05 WIB. Respon cepat ditunjukkan oleh tim Damkar dengan memberangkatkan satu unit beserta lima personel Peleton A pada pukul 07.06 WIB.

Meskipun harus menempuh jarak yang cukup jauh, sekitar 9,7 kilometer menuju lokasi, tim tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 07.35 WIB.

Ular tersebut dilaporkan masih berada di dalam kandang ayam, menjadikan situasi yang membuat penghuni rumah dengan total tujuh jiwa merasa terancam.

Setelah penanganan yang sigap, petugas Dinas Damkar Kota Padang berhasil menuntaskan proses penyelamatan dan evakuasi ular tersebut pada pukul 07.53 WIB, memastikan keselamatan tujuh penghuni rumah dan mengakhiri kekhawatiran warga di lokasi.

"Situasi sudah berhasil kami kendalikan. Ular berhasil diamankan tanpa adanya korban jiwa maupun kerusakan bangunan. Penyelamatan ini merupakan bagian dari tugas kami tidak hanya untuk pemadaman, tetapi juga layanan penyelamatan non-kebakaran," tambah Rinaldi. (ndi)

Baca Juga

Rehabilitasi Jembatan Jeruai Padang Capai 66 Persen, BPJN Sumbar Kebut Pengecoran Lantai
Rehabilitasi Jembatan Jeruai Padang Capai 66 Persen, BPJN Sumbar Kebut Pengecoran Lantai
Pascainsiden Bom Rakitan, Kemenag Sumbar Pastikan MAN 3 Padang Tetap Jadi Ruang Belajar Aman
Pascainsiden Bom Rakitan, Kemenag Sumbar Pastikan MAN 3 Padang Tetap Jadi Ruang Belajar Aman
Polisi Ungkap Fakta Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Pelaku Diduga Korban Bullying
Polisi Ungkap Fakta Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Pelaku Diduga Korban Bullying
Buka Festival Alek Nagari Nan XX, Maigus Nasir Soroti Pentingnya Pelestarian Budaya Minangkabau
Buka Festival Alek Nagari Nan XX, Maigus Nasir Soroti Pentingnya Pelestarian Budaya Minangkabau
Pondok Kayu di Atas Bukit Jadi Sarang Sabu, Petani di Pauh Padang Ditangkap Polisi
Pondok Kayu di Atas Bukit Jadi Sarang Sabu, Petani di Pauh Padang Ditangkap Polisi
Pemko Padang Matangkan Persiapan Hari Jadi Kota ke-357
Pemko Padang Matangkan Persiapan Hari Jadi Kota ke-357