Dibalik Layar Kesiapan Kereta Api Sumbar, KAI Intensifkan Perawatan Sarana Jelang Mudik

Dibalik Layar Kesiapan Kereta Api Sumbar, KAI Intensifkan Perawatan Sarana Jelang Mudik

Perawatan gerbong kereta api demi memastikan kesiapan, keandalan dan keamanan perjalanan untuk penumpang. (Dok. KAI Divre II Sumbar)

Sumbardaily.com, Padang - Menjelang masa Angkutan Idul Fitri 1447 Hijriah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) menempatkan kesiapan sarana sebagai fokus utama dalam menjaga kelancaran perjalanan kereta api.

Upaya ini dilakukan KAI Divre II Sumbar melalui penguatan program perawatan lokomotif, kereta dan gerbong secara menyeluruh agar seluruh armada berada dalam kondisi andal saat melayani masyarakat.

Kesiapan tersebut bertumpu pada peran strategis Balaiyasa Padang, Depo Lokomotif Padang, Depo Kereta Padang, serta Depo Gerbong Kelas B Bukit Putus.

Keempat unit ini menjadi tulang punggung perawatan sarana perkeretaapian di wilayah Divre II Sumbar, mulai dari perawatan berkala hingga pemeriksaan kelayakan operasi.

“Balaiyasa Padang, Depo Lokomotif dan Depo Kereta Padang, serta Depo Gerbong Kelas B Bukit Putus memiliki kontribusi besar dalam memastikan kesiapan sarana operasional kereta api. Seluruh perawatan dilakukan secara rutin agar keandalan armada tetap terjaga dan operasional berjalan lancar di wilayah Divre II Sumbar,” ujar Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, Jumat (6/2/2026).

Menurut Reza, peningkatan mutu layanan dilakukan secara konsisten melalui sejumlah langkah strategis.

Salah satunya adalah pemeliharaan preventif, yakni perawatan rutin yang dilaksanakan sebelum sarana dioperasikan. Langkah ini bertujuan memastikan kondisi lokomotif dan kereta selalu dalam keadaan prima.

Selain itu, KAI Divre II Sumbar juga menaruh perhatian pada pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Teknisi perawatan dibekali pelatihan berkelanjutan serta sertifikasi agar standar kerja tetap profesional.

Di sisi lain, pemanfaatan teknologi digital semakin diperkuat melalui penggunaan aplikasi mobile dan dashboard berbasis web untuk memantau jadwal serta progres perawatan secara terintegrasi.

Reza menjelaskan bahwa seluruh perawatan periodik dilaksanakan sesuai dengan rencana dan jadwal yang telah ditetapkan.

Dengan perencanaan tersebut, setiap sarana diharapkan siap beroperasi secara optimal dan mampu melayani pelanggan tanpa hambatan teknis.

“Perawatan sarana tidak semata-mata bertujuan menjaga keandalan operasional, tetapi juga menjadi elemen penting dalam menjamin keselamatan perjalanan kereta api. Sarana yang dirawat sesuai standar akan mengurangi potensi gangguan teknis selama perjalanan, sehingga masyarakat dapat bepergian dengan aman dan nyaman karena aspek keselamatan selalu menjadi prioritas utama KAI Divre II Sumbar,” kata Reza.

“Keselamatan merupakan prinsip yang tidak dapat ditawar dalam layanan perkeretaapian. Oleh sebab itu, setiap proses perawatan, pemeriksaan, hingga rampcheck dilaksanakan secara ketat agar seluruh armada dinyatakan layak operasi dan memenuhi standar keselamatan yang berlaku,” sambungnya.

Tidak hanya mengandalkan perawatan rutin, manajemen KAI Divre II Sumbar juga melakukan inspeksi langsung ke berbagai titik operasional. Pemeriksaan dilakukan di emplasemen Stasiun Padang, Depo Lokomotif Padang, Depo Kereta Padang, hingga lokasi stabling lainnya.

Aspek yang diperiksa meliputi kebersihan sarana, kondisi sistem pendingin udara, serta kelengkapan peralatan keselamatan seperti palu pemecah kaca darurat dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Dalam menunjang optimalisasi perawatan, Divre II Sumbar turut melengkapi sarana dengan fasilitas darurat, salah satunya rerailing jack equipment yang digunakan untuk evakuasi sarana apabila terjadi anjlokan.

Digitalisasi juga terus dikembangkan, antara lain melalui pemasangan dashboard pemantauan real-time di depo serta penerapan checksheet digital dalam proses pemeriksaan sarana.

Sejumlah peningkatan fasilitas depo dilakukan secara bertahap. Di antaranya normalisasi dimensi balok tumpuan untuk penggunaan rerailing jack equipment agar proses evakuasi lebih efektif dan efisien, serta peningkatan kualitas peralatan otomatis (electric).

Selain itu, kalibrasi alat ukur dilaksanakan secara berkala guna memastikan akurasi dan standar perawatan tetap terjaga.

“Melalui berbagai langkah tersebut, PT KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus menjaga keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan kereta api, khususnya dalam menghadapi masa libur Idul Fitri 1447 H,” kata Reza.

Reza memastikan setiap perjalanan kereta api tidak hanya aman, tetapi juga memberikan tingkat kenyamanan terbaik bagi pelanggan.

"Perawatan yang kami lakukan bukan sekadar memenuhi ketentuan teknis, melainkan sebagai wujud tanggung jawab dan kepedulian KAI Divre II Sumbar terhadap kepercayaan masyarakat yang menjadikan kereta api sebagai moda transportasi andalan,” tuturnya. (red)

Baca Juga

Petugas KAI melakukan pemeriksaan Petugas Jaga Lintasan di perlintasan sebidang Sumatera Barat.
Setiap Sabtu KAI Sumbar Turun ke Perlintasan, Petugas Jaga Lintasan Diuji Kesiapannya
KAI Divre II Sumbar bersama RSU Bunda Padang menggelar edukasi kesehatan tentang gejala dan pencegahan stroke bagi pekerja.
Klinik Mediska Padang Gandeng RSU Bunda, Pekerja KAI Dibekali Cara Kenali Gejala Stroke
Petugas Jaga Lintasan mengikuti pelatihan kompetensi KAI Divre II Sumbar untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.
Ada 37 PJL Baru di Sumbar, KAI Perketat Kompetensi hingga Proses Sertifikasi
72 personel security KAI Divre II Sumbar mengikuti kegiatan Pembinaan Security Tahun 2026 dan latihan untuk meningkatkan kedisiplinan serta kesiapsiagaan.
KAI Divre II Sumbar Gembleng 72 Security, Ada Long March Delapan Kilometer untuk Uji Fisik dan Mental
KAI Divre II Sumbar Perkuat Sinergitas dan Koordinasi dengan Kodaeral II Padang
KAI Divre II Sumbar Perkuat Sinergitas dan Koordinasi dengan Kodaeral II Padang
Tim Penilai IMTI 2026 Apresiasi Layanan Inklusif dan Ramah Muslim di Stasiun Padang, Dukung Pariwisata Sumbar
Tim Penilai IMTI 2026 Apresiasi Layanan Inklusif dan Ramah Muslim di Stasiun Padang, Dukung Pariwisata Sumbar