Sumbardaily.com - Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Barat Kementerian Kebudayaan (BP Sumbar) menghadirkan program Sabtu Berbudaya sebagai ruang bertemu sekaligus berbagi cerita antara pelaku budaya dan masyarakat.
Kegiatan yang terbuka untuk umum ini akan berlangsung sebanyak lima kali sepanjang Juli hingga Agustus 2026 dengan menampilkan beragam atraksi seni tradisional.
Program tersebut mengusung tema "Ruang dan Waktu Bertemu serta Berbagi Cerita untuk Pemajuan Kebudayaan Bersama". Kegiatan diselenggarakan secara bergiliran di halaman kantor BP Sumbar di Batusangkar dan Padang mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.
Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Barat Kementerian Kebudayaan (BP Sumbar) menyebut penyelenggaraan Sabtu Berbudaya menjadi upaya menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, berinteraksi, sekaligus berbagi cerita dalam rangka mendorong pemajuan kebudayaan secara bersama.
"Sabtu Berbudaya merupakan ruang dan waktu bertemu serta berbagi cerita dengan publik untuk Pemajuan Kebudayaan bersama-sama," demikian disampaikan BP Sumbar dilansir, Sabtu (18/7/2026).
Pelaksanaan Sabtu Berbudaya dijadwalkan berlangsung sebanyak lima kali. Rangkaian kegiatan diawali pada Sabtu, 18 Juli 2026 pukul 20.00-23.00 WIB di halaman Kantor BP Sumbar, Jalan Sultan Alam Bagagarsyah, Batusangkar.
Selanjutnya kegiatan digelar pada Sabtu, 25 Juli 2026 pukul 20.00-23.00 WIB di halaman Kantor BP Sumbar, Jalan Belimbing Nomor 16, Kuranji, Kota Padang.
Rangkaian berikutnya kembali berlangsung di Batusangkar pada Sabtu, 1 Agustus 2026 dan Sabtu, 8 Agustus 2026, masing-masing mulai pukul 20.00-23.00 WIB di halaman Kantor BP Sumbar, Jalan Sultan Alam Bagagarsyah.
Penutupan rangkaian Sabtu Berbudaya dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 20.00-23.00 WIB di halaman Kantor BP Sumbar, Jalan Belimbing Nomor 16, Kuranji, Kota Padang.
Khusus pembukaan Sabtu Berbudaya pada 18 Juli 2026 di Batusangkar, masyarakat akan disuguhkan berbagai pertunjukan seni dari sejumlah sanggar dan sekolah.
Sanggar Kesenian Karawitan Bina Laras dari Sawahlunto akan menampilkan pertunjukan wayang kulit berjudul "Sejarah Orang Rantai Sawahlunto".
Selain itu, Sanggar Rantak Rang Salapan Salimpauang akan membawakan tiga karya, yakni Tari Payung Kasiah Saiyo, Tapuak Galembong RRS, serta Tari Piring Rantak Parindu.
Penampilan lainnya datang dari Sanggar SD 19 Salimpaung yang akan mempersembahkan Tari Talam dan Tari Warna dalam Diri.
Kemudian, Sanggar SMP 1 Batusangkar dijadwalkan menampilkan karya berjudul Anak Gadih di Janjang Rumah Gadang.
Atraksi budaya pada malam pembukaan akan dilengkapi penampilan Sanggar SMA 2 Batusangkar melalui pertunjukan Silat dan Tari Bagaluik Raso.
Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Barat Kementerian Kebudayaan (BP Sumbar) mengajak masyarakat memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai wadah menikmati pertunjukan seni sekaligus memperkuat kebersamaan dalam pemajuan kebudayaan.
"Ditunggu kehadiran khalayak pada Sabtu Berbudaya. Sampai bertemu, saling berbagi cerita untuk Pemajuan Kebudayaan bersama-sama," ujar keterangan resmi BP Sumbar dikutip Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan Sabtu Berbudaya terbuka bagi masyarakat umum sehingga seluruh kalangan dapat menyaksikan langsung berbagai atraksi budaya yang ditampilkan selama rangkaian kegiatan Juli hingga Agustus. (*)
















