Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meninjau lokasi longsor di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (15/7/2023).
Dalam meninjau lokasi longsor, Plt Sestama BNPB Rustian didampingi Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Wali Kota Padang Hendri Septa.
Rustian menyebut, BNPB meninjau ke lokasi banjir dan longsor untuk memastikan mekanisme penanganan darurat berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan.
“Alhamdulilah telah dilaporkan Wali Kota, sekarang tinggal penanganan lebih lanjut. Tanah di sini (bukit dekat SMAN 6 Padang) cukup terjal, harus ada perencanaan ke depan. Jadi yakinkan masyarakat bahwa tinggal di daerah ini sangat berbahaya,” ujar Rustian.
Baca Juga:
2 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Agam, BPBD: Kondisi Terhimpit Springbed
Rustian mengatakan perlu adanya perencanaan ke depan terkait dalam penanggulangan bencana.
Untuk itu, BNPB menyalurkan dana bantuan operasional Rp250 juta untuk penanganan banjir dan longsor.
“Dana operasional Rp250 juta ini juga untuk bantuan logistik lainnya,” kata Rustian.
Sementara itu, Wali Kota Padang Hendri Septa menyebut, Pemko Padang juga telah meminta bantuan dua unit perahu untuk evakuasi, mobil tangki, dan pompa air kepada BNPB.
“Dalam waktu dekat kita akan selesaikan penanganan air yang menjadi permasalahan di kawasan Dadok Tunggul Hitam. Arahan BNPB dan Gubernur merelokasi warga di pinggiran bukit karena lokasinya rawan bencana,” ungkap Hendri. (red)
















