Perampokan di Agam, 3 Lansia Disekap dan Emas Setengah Kg Dicuri

Perampokan di Agam, 3 Lansia Disekap dan Emas Setengah Kg Dicuri

TKP perampokan di Agam, tiga lansia disekap dan emas setengah kilogram serta motor dibawa kabur. (Foto: Dok Istimewa)

Sumbardaily.com, Agam – Tiga perempuan lanjut usia menjadi korban perampokan disertai penyekapan di Jorong Galudua, Nagari Koto Tuo, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (15/6/2025) sekitar pukul 02.00 WIB, ketika para korban tengah berada di dalam rumah.

Aksi kejahatan tersebut melibatkan tiga pelaku yang diduga telah merencanakan perampokan dengan matang. Mereka masuk ke dalam rumah dengan mengenakan penutup wajah, lalu menarik serta mengurung ketiga korban ke dalam sebuah kamar. Para lansia tersebut disekap selama kurang lebih satu jam.

"Penghuni rumah adalah tiga ibu-ibu yang sudah lanjut usia. Mereka dikurung dalam satu ruangan dan baru bisa keluar pada pukul 03.00 WIB setelah mendobrak pintu kamar," ujar Kepala Polresta Bukittinggi, Kombes Pol Yessi Kurniati saat diwawancarai, Selasa (16/6/2025).

Setelah berhasil membebaskan diri, para korban mendapati rumah dalam kondisi berantakan. Berdasarkan keterangan kepada pihak kepolisian, para pelaku berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor beserta surat-surat kepemilikannya, dan perhiasan emas seberat setengah kilogram. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 5 miliar.

Pihak kepolisian dari Polresta Bukittinggi langsung bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim inafis. Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik tindak kejahatan tersebut.

"Kami telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti serta keterangan dari saksi. Penyelidikan masih berjalan dan anggota kami telah diturunkan ke lapangan untuk memburu para pelaku," kata Yessi.

Ia menambahkan, kondisi para korban masih dalam keadaan trauma akibat peristiwa tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus ini.

"Korban mengalami trauma berat. Kami masih terus menggali informasi tambahan. Kami juga mengajak masyarakat yang mengetahui informasi sekecil apa pun untuk segera menghubungi pihak kepolisian," pungkasnya. (wan)


Baca Juga

Agam Kembangkan Nagari Creative Hub Berbasis Masjid, Perkuat Ekonomi dan Digitalisasi Nagari
Agam Kembangkan Nagari Creative Hub Berbasis Masjid, Perkuat Ekonomi dan Digitalisasi Nagari
Jalan Labuah Sampik Palembayan Rusak Parah, Mobil Tak Bisa Lagi Melintas
Jalan Labuah Sampik Palembayan Rusak Parah, Mobil Tak Bisa Lagi Melintas
Empat Nagari di Palembayan Bergabung dalam Kampung Siaga Bencana Salareh Aia Raya
Empat Nagari di Palembayan Bergabung dalam Kampung Siaga Bencana Salareh Aia Raya
Rekonstruksi Jalan Provinsi Matur–Palembayan Ditarget Rampung Agustus 2026, Progres Sudah 21 Persen
Rekonstruksi Jalan Provinsi Matur–Palembayan Ditarget Rampung Agustus 2026, Progres Sudah 21 Persen
Wilayah Terdampak Banjir Bandang di Agam Jadi Lokasi Penyembelihan Hewan Kurban Presiden
Wilayah Terdampak Banjir Bandang di Agam Jadi Lokasi Penyembelihan Hewan Kurban Presiden
Kejari Agam Musnahkan Barang Bukti 76 Perkara, Kasus Narkotika Paling Banyak
Kejari Agam Musnahkan Barang Bukti 76 Perkara, Kasus Narkotika Paling Banyak