50 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan di Unand

50 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan di Unand

Bazar Ramadan di Unand (Foto: Humas Unand)

Sumbardaily.com – Semangat kebangkitan ekonomi masyarakat pascabencana mewarnai pelaksanaan Bazar Ramadan yang digelar Dharma Wanita Persatuan Universitas Andalas (DWP Unand) bekerja sama dengan Panitia Ramadan Kampus.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Universitas Andalas pada 2–6 Maret 2026 itu tidak hanya menjadi ajang belanja kebutuhan Ramadan, tetapi juga momentum strategis dalam mendorong pemulihan ekonomi pelaku UMKM.

Di tengah suasana pemulihan pascabencana, bazar ini hadir sebagai ruang kolaborasi antara kampus dan masyarakat. Sebanyak 50 pelaku UMKM berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Mereka berasal dari lingkungan Unand maupun luar kampus, termasuk pelaku usaha yang terdampak bencana di kawasan daerah Batu Busuak.

Ketua DWP Unand, Laila Isrona, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan kebersamaan antara sivitas akademika dan masyarakat.

Menurutnya, bazar Ramadan tidak hanya menghadirkan pelaku UMKM dari masyarakat umum, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa yang sedang merintis usaha.

“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya menghadirkan UMKM masyarakat, tetapi juga mahasiswa yang sedang merintis usaha. Insyaallah kegiatan seperti ini akan terus kami lanjutkan pada tahun-tahun berikutnya. Ramadan adalah momentum untuk membersihkan diri, salah satunya dengan berbagi harta yang kita miliki dan membantu sesama,” ujar Laila Isrona.

Ia menilai Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus membangun semangat kewirausahaan yang berkelanjutan.

Selain menghadirkan puluhan tenant UMKM, panitia juga merancang agenda pendukung yang bersifat edukatif dan inspiratif. Setiap hari, pengunjung dapat mengikuti berbagai kegiatan seperti beauty class dan business class.

Program tersebut dirancang untuk memberikan keterampilan praktis sekaligus menumbuhkan mental usaha yang tangguh, terutama bagi mahasiswa dan pelaku UMKM.

Sekretaris Unand, Aidinil Zetra, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyebut Bazar Ramadan menjadi salah satu kontribusi nyata kampus dalam mendukung proses pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

“Kegiatan ini sangat membantu para pelaku UMKM yang masih berjuang untuk bangkit setelah bencana. Di bulan suci Ramadan, kegiatan seperti ini juga mengingatkan kita untuk tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memperbanyak amal dan kepedulian sosial,” ungkap Aidinil Zetra.

Bazar Ramadan yang digagas DWP Unand ini sekaligus menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam mendukung UMKM dan pemulihan pascabencana.

Tidak hanya berfokus pada pendidikan dan akademik, Unand juga memperkuat perannya dalam membangun solidaritas sosial dan kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan Bazar Ramadan dan Kajian Islami tersebut, Unand berharap sinergi antara kampus, mahasiswa, dan masyarakat dapat terus terjalin, sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi pelaku UMKM di tengah tantangan pascabencana. (*)

Baca Juga

Transisi Energi di Sumbar Perlu Libatkan Musyawarah Nagari
Transisi Energi di Sumbar Perlu Libatkan Musyawarah Nagari
Kejati Sumbar Gelar Pasar Murah Ramadan, Bantu Warga Dapat Kebutuhan Pokok Lebih Terjangkau
Kejati Sumbar Gelar Pasar Murah Ramadan, Bantu Warga Dapat Kebutuhan Pokok Lebih Terjangkau
Target Ekonomi 8 Persen, Unand Gandeng Kadin Dorong Hilirisasi Riset
Target Ekonomi 8 Persen, Unand Gandeng Kadin Dorong Hilirisasi Riset
Kasus Dugaan Korupsi Kredit Fiktif BNI: Dua Pejabat Bank Belum Ditahan
Kasus Dugaan Korupsi Kredit Fiktif BNI: Dua Pejabat Bank Belum Ditahan
Menko Polkam Geram Ketua Adat Sumbar Sembarangan Beri Gelar Datuak, Singgung Kasus Teddy Minahasa
Menko Polkam Geram Ketua Adat Sumbar Sembarangan Beri Gelar Datuak, Singgung Kasus Teddy Minahasa
Ugal-ugalan Tata Kelola Proyek Energi di Sumbar
Ugal-ugalan Tata Kelola Proyek Energi di Sumbar