Sumbardaily.com, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mempersiapkan langkah komprehensif dalam menghadapi periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang akan menurunkan 300 personel untuk mengawal keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa liburan.
Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, merinci bahwa kekuatan personel tersebut akan disebar secara strategis di berbagai wilayah kota.
"Mereka di bagi beberapa tim , termasuk anggota BKO Kecamatan, ada yang bergabung dengan instansi samping, ada yang tim patroli kota dan ada juga yang standby di Mako, seperti Tim Reaksi Cepat (TRC) Satpol PP Bidang Linmas," terang Chandra saat aapel gelar pasukan di lapangan Pamong Praja, Selasa (10/12/2024).
Apel gelar pasukan ini tidak hanya melibatkan Satpol PP, melainkan juga menghadirkan sejumlah instansi penting. Hadir dalam kegiatan tersebut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, UPTD Penerangan Jalan Umum, serta seluruh Camat dan Lurah se-Kota Padang.
Penjabat (Pj) Walikota Padang, Andree H Algamar, pada kesempatan itu menekankan pentingnya pelayanan maksimal kepada masyarakat.
"Kita mendapatkan rezeki melalui pajak yang dibayar masyarakat dan kita kembalikan dengan memberikan pelayanan yang maksimal," tegasnya saat memberikan arahan.
Selain itu, Andree memperingatkan potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana alam. Menurutnya, Desember bertepatan dengan puncak musim hujan di seluruh wilayah, termasuk Kota Padang.
"BMKG memprediksi curah hujan akan lebih tinggi dari biasanya dengan durasi lebih panjang," ungkapnya.
Lebih lanjut Ia menyoroti pentingnya pemetaan wilayah terdampak dan kesiapan tim untuk merespon cepat potensi bencana. "Kita tidak menginginkan bencana terjadi, namun kita perlu kesiapsiagaan. Wilayah yang terdampak harus dipetakan dengan baik," ujarnya.
Andree berharap masing-masing satuan dapat memberikan respons cepat jika terjadi bencana, seperti banjir atau longsor. "Jangan sampai membutuhkan waktu berjam-jam untuk merespons," tambahnya.
Dengan persiapan komprehensif ini, diharapkan masyarakat Kota Padang dapat menjalani masa Nataru dengan aman dan nyaman, serta siap menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi. (red)
















