Universitas Andalas (Unand) membuka program studi (Prodi) Arsitektur Faktultas Teknik tahun 2023 ini.
40 orang mahasiswa baru akan diterima dalam prodi baru ini melalui seleksi mandiri (SIMA) Unand.
Rektor Unand Prof Yuliandri menyampaikan, peluncuran Prodi Arsitektur Fakultas Teknik bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni.
“Ini menjadi catatan sejarah bagi Unand, khususnya Fakultas Teknik, dengan peluncuran Prodi Arsitektur,” kata Yuliandri dikutip dari rilis, Rabu (7/6/2023).
Peluncuran Prodi Arsitektur ditandai dengan pemukulan gendang tabuik yang dilakukan Yuliandri bersama Dekan Fakultas Teknik Prof Ikhwana Elfitri.
Baca Juga:
Dosen Unand Bantu Kelompok Tani Baramban Saiyo Kembangkan Produk Turunan Sayuran Sehat
Lalu Ketua Tim Pendiri Prodi Arsitektur Ir. Rudy Ferial, Dekan Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan ITB Dr. Sri Maryati, dan Ketua Umum Arsitek Indonesia Gergius Budi Yulianto.
Latar belakang pendirian Prodi Arsitektur ini karena tuntutan kebutuhan pasar. Apalagi ketersediaan lulusan arsitektur di Sumbar sangat minim.
Menurut Yuliandri untuk tahun pertama, Prodi Arsitektur hanya menyediakan kuota untuk 40 orang mahasiswa baru. Sehingga tetap ada proses seleksi untuk calon mahasiswa baru.
“Untuk tahun awal ini (penerimaan) melalui jalur mandiri (SIMA) tetapi tahun depan akan dimasukkan dalam tiga jalur penerimaan. Seleksi nasional jalur prestasi (SNBP), jalur seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) dan Seleksi Masuk (SIMA) Unand,” jelas Yuliandri.
Lebih lanjut Yuliandri mengatakan, persiapan telah dilakukan dengan maksimal. Tenaga pengajar nantinya bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), memanfaatkan dosen praktisi, serta penerimaan dosen tetap.
Baca Juga:
PKL Pasar Raya Padang Terima Bantuan Kebakaran, Segini Nilainya
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Universitas Andalas Prof Ikhwana Elfitri mengungkap, selama empat tahun ke depan Prodi Arsitektur bekerja sama dengan Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB.
Sebagai penguatan tahun pertama, beberapa mata kuliah (Matkul) Prodi Arsitektur diampu dosen-dosen dari Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB tersebut.
“Sistem credit earning (pertukaran mahasiswa), khususnya dari Prodi Arsitektur untuk menimba ilmu di Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan ITB rencananya juga akan diterapkan,” sebut Ikhwana.
Kegiatan peluncuran Prodi Arsitektur ini dilanjutkan Kuliah Umum Menjawab Tantangan Masa Depan dengan Computation Architecture yang dipandu Vebryan Rhamadana.
Menghadirkan narasumber Dosen Sekolah Arsitektur Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan ITB Fauzan Alfi Agirachman, Ph. D. (ril)
















