Sumbardaily.com – BMKG Minangkabau mengeluarkan peringatan dini hujan untuk wilayah Sumatera Barat (Sumbar) yang diprediksi berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai 14 hingga 16 April 2026.
Sejumlah daerah disebut berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan berada pada kategori waspada.
Peringatan tersebut dirilis pada Selasa (14/4/2026) pukul 09.40 WIB. Dalam keterangannya, BMKG Minangkabau menyebutkan bahwa potensi hujan terjadi di berbagai wilayah di Sumbar dengan intensitas yang cukup signifikan sehingga perlu menjadi perhatian masyarakat.
Pada 14 April 2026, BMKG menetapkan sejumlah wilayah dalam status waspada terhadap hujan sedang hingga lebat. Daerah yang diprediksi terdampak meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukit Tinggi, Tanah Datar.
Kemudian Padang Panjang, Padang Pariaman, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, serta wilayah sekitarnya.
Memasuki 15 April 2026, kondisi serupa masih diperkirakan terjadi di sejumlah daerah. Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat antara lain Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukit Tinggi.
Selanjutnya Tanah Datar, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Solok, Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, dan sekitarnya.
Sementara itu, pada 16 April 2026, BMKG kembali mengingatkan potensi hujan dengan intensitas yang sama di sejumlah wilayah. Daerah yang masuk dalam kategori waspada meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukit Tinggi, Tanah Datar.
Termasuk Padang Pariaman, Pariaman, Pasaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, dan wilayah sekitarnya.
BMKG Minangkabau menjelaskan bahwa peringatan dini ini mengacu pada nilai akumulasi curah hujan harian tertinggi dalam satu wilayah kabupaten atau kota.
Dalam sistem peringatan tersebut, terdapat tiga kategori yang digunakan, yakni waspada, siaga, dan awas. Untuk periode ini, sebagian besar wilayah Sumbar berada pada kategori waspada.
Dengan adanya prakiraan cuaca yang menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat, masyarakat di Sumbar diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
Kondisi cuaca tersebut berpotensi menimbulkan dampak tertentu, sehingga kesiapsiagaan menjadi hal yang penting dalam menghadapi perubahan cuaca dalam beberapa hari ke depan. (*)
















