Megah! Begini Desain Baru Stadion Haji Agus Salim: Gabungkan Konsep Modern dan Sentuhan Rumah Gadang

Megah! Begini Desain Baru Stadion Haji Agus Salim: Gabungkan Konsep Modern dan Sentuhan Rumah Gadang

Desain Baru Stadion Haji Agus Salim (Foto: Kementerian PUPR)

Sumbardaily.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) resmi memperkenalkan desain terbaru rekonstruksi Stadion Haji Agus Salim di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Stadion legendaris yang menjadi kebanggaan masyarakat ini akan mengalami transformasi besar menjadi fasilitas olahraga modern tanpa meninggalkan ciri khas budaya Minangkabau.

Peluncuran desain terbaru ini menjadi sorotan karena menggabungkan konsep arsitektur kontemporer dengan identitas lokal yang kuat.

Salah satu daya tarik utama terletak pada tampilan fasad stadion yang mengadopsi bentuk gonjong khas Rumah Gadang, lengkap dengan sentuhan warna Marawa, yakni hitam, kuning, dan merah.

Proyek rekonstruksi Stadion Haji Agus Salim ini direncanakan menelan anggaran sebesar Rp400 miliar. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pekerjaan fisik akan mulai dilaksanakan pada Mei 2026.

Kementerian PUPR menargetkan proses pembangunan dapat rampung dalam waktu sekitar satu tahun, sehingga stadion siap digunakan kembali pada pertengahan 2027.

Secara desain, stadion ini mengacu pada pola dasar Stadion Surajaya Lamongan yang dikenal memiliki konsep fungsional dan modern. Namun demikian, terdapat sejumlah penyesuaian penting, terutama pada bagian atap yang menjadi elemen pembeda utama.

Stadion Haji Agus Salim nantinya akan dilengkapi dengan dua atap besar yang membentang di tribun Barat dan Timur. Desain atap dibuat melengkung ke bawah, membentuk siluet menyerupai tanduk, yang sekaligus memperkuat kesan kokoh dan elegan pada bangunan.

Selain tampilan luar, peningkatan kualitas juga dilakukan pada berbagai aspek teknis. Setelah direkonstruksi, stadion ini diproyeksikan memiliki kapasitas sekitar 15.000 penonton.

Meski tidak mengalami peningkatan signifikan dari sisi jumlah kursi, peningkatan kenyamanan dan keamanan menjadi prioritas utama dengan mengacu pada standar stadion nasional terbaru.

Pihak Kementerian PUPR menegaskan bahwa pembangunan ini tidak sekadar renovasi fisik, melainkan bagian dari upaya menghidupkan kembali semangat olahraga di Sumbar.

“Pembangunan ini bukan sekadar memperbaiki tribun, tetapi mengembalikan marwah olahraga Sumatra Barat dengan fasilitas yang layak dan representatif secara budaya,” ujar perwakilan Kementerian PUPR dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (10/4/2026).

Lingkup pekerjaan rekonstruksi mencakup berbagai pembaruan fasilitas, mulai dari kualitas rumput lapangan, sistem pencahayaan stadion, ruang ganti pemain, hingga peningkatan aksesibilitas bagi penonton, termasuk penyandang disabilitas.

Dengan desain terbaru rekonstruksi yang mengedepankan identitas lokal, Stadion Haji Agus Salim diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan olahraga, tetapi juga ikon baru yang mampu mendorong pertumbuhan pariwisata olahraga di Ranah Minang.

Selain itu, kehadiran stadion dengan fasilitas modern ini juga diharapkan dapat menjadi pemicu kebangkitan prestasi klub-klub sepak bola asal Padang dan sekitarnya, sekaligus memperkuat posisi Sumbar dalam peta olahraga nasional. (*)

Baca Juga

Persebaya Surabaya Mengamuk di Padang, Hancurkan Semen Padang FC 7-0
Persebaya Surabaya Mengamuk di Padang, Hancurkan Semen Padang FC 7-0
Kunjungi Padang, Menaker Yassierli Siapkan Pelatihan IT bagi 3.100 Generasi Muda
Kunjungi Padang, Menaker Yassierli Siapkan Pelatihan IT bagi 3.100 Generasi Muda
19 WNI Diamankan di Arab Saudi saat Haji 2026, Diduga Terlibat Haji Ilegal hingga Penjualan Dam
19 WNI Diamankan di Arab Saudi saat Haji 2026, Diduga Terlibat Haji Ilegal hingga Penjualan Dam
Banjir Tanah Datar Belum Sepenuhnya Surut, BNPB Ingatkan Ancaman Hidrometeorologi
Banjir Tanah Datar Belum Sepenuhnya Surut, BNPB Ingatkan Ancaman Hidrometeorologi
Petugas Satreskrim Polresta Padang memperlihatkan tersangka kasus pencurian dalam keluarga bersama barang bukti brankas kayu di Mapolresta Padang.
Anak Kandung di Padang Ditangkap usai Curi Perhiasan dan Uang Milik Ibu Sendiri
Pemprov Sumbar Klaim Rehabilitasi Lahan Pertanian Rusak Capai 100 Persen
Pemprov Sumbar Klaim Rehabilitasi Lahan Pertanian Rusak Capai 100 Persen