Tawuran Antar Remaja di Lubuk Begalung Padang: Polisi Amankan 10 Pelaku

Tawuran Antar Remaja di Lubuk Begalung Padang: Polisi Amankan 10 Pelaku

Sejumlah pelaku tawuran diamankan oleh petugas kepolisian dari Polsek Lubuk Begalung. (Dok. Tim Phyton)

Sumbardaily.com, Padang - Upaya cepat dilakukan aparat Kepolisian Sektor Lubuk Begalung (Polsek Lubeg) dalam menindaklanjuti laporan keributan antar kelompok remaja di kawasan Simpang Wisma Utama, Kelurahan Parak Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Insiden tawuran tersebut berhasil direspons oleh petugas dengan mengamankan sepuluh orang remaja yang diduga terlibat.

Kapolsek Lubuk Begalung, Kompol Robby Setiadi Purba, dalam laporannya menjelaskan, peristiwa bermula saat pihaknya menerima informasi yang beredar melalui media sosial Instagram tentang adanya keributan remaja.

Menindaklanjuti kabar tersebut, petugas Polsek Lubeg bersama Tim Phyton Unit Reskrim segera menuju lokasi yang dimaksud.

Sesampainya di tempat kejadian, aparat mendapati situasi sudah kembali kondusif, namun pengumpulan bahan keterangan (baket) tetap dilakukan.

"Dari penelusuran dan keterangan awal, kami berhasil mengidentifikasi sejumlah remaja yang terlibat dalam insiden tawuran tersebut," katanya, Minggu (3/8/2025).

Pemicu Tawuran

Tawuran antara dua kelompok remaja yang dikenal sebagai “Kelompok 6 ALL” dan “Kelompok Luki” ini dipicu oleh pesan ajakan melalui media sosial Instagram.

Pada Jumat (1/8/2025), kelompok Luki mengirim pesan tantangan kepada Kelompok 6 ALL untuk bertemu dan bertikai di Jembatan Ujung Tanah keesokan harinya.

Menindaklanjuti ajakan itu, anggota Kelompok 6 ALL berkumpul di warung Kating di kawasan Simpang Wisma Utama.

Tak berselang lama, Kelompok Luki datang menggunakan empat unit sepeda motor dan membawa senjata tajam. Mereka melemparkan batu ke arah tempat berkumpulnya Kelompok 6 ALL, lalu segera meninggalkan lokasi.

Melihat aksi tersebut, Kelompok 6 ALL mengejar sambil membawa senjata tajam dan melemparkan batu balasan. Namun, tawuran tersebut tak berlangsung lama dan kedua kubu kemudian membubarkan diri.

Penangkapan dan Identitas Terduga Pelaku

Setelah pengumpulan data dan keterangan, petugas Polsek Lubuk Begalung berhasil mengamankan 10 remaja yang diduga terlibat dalam insiden tawuran.

Mereka berinisial NAR (16), MR (14), RDE (15), MS (16), AAZ (14), MGT (15), RI (15), TV (14), R (18) dan RO (12).

"Salah seorang terduga pelaku pertama yang diamankan ialah NAR, yang saat kejadian sempat bersembunyi di sebuah warung di sekitar lokasi. Setelah diinterogasi, Nozi mengungkapkan identitas rekan-rekannya yang juga terlibat," kata Robby.

Tim Phyton Unit Reskrim Polsek Lubeg, katanya, kemudian bergerak cepat mengamankan kesembilan orang lainnya di tempat tinggal masing-masing.

Kesepuluh remaja ini selanjutnya dibawa ke Mapolsek Lubuk Begalung untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kronologi Singkat Penanganan

Jumat, 1 Agustus 2025: Ajakan tawuran dikirim oleh Kelompok Luki kepada Kelompok 6 ALL melalui Instagram.

Sabtu, 2 Agustus 2025, pukul 13.00 WIB: Kelompok 6 ALL berkumpul di warung Kating, Simpang Wisma Utama.

Tak lama kemudian: Kelompok Luki tiba dan melancarkan lemparan batu sebelum melarikan diri.

Kelompok 6 ALL membalas dengan melempari batu sambil mengejar, hingga tawuran bubar.

Pukul 14.00 WIB: Petugas Polsek Lubeg menerima laporan melalui media sosial dan langsung menuju lokasi.

Di lokasi: Tawuran sudah berakhir, petugas lakukan pengumpulan data dan keterangan.

Hasilnya: 10 remaja berhasil diamankan.

Upaya Kepolisian

Kapolsek Lubuk Begalung, Kompol Robby Setiadi Purba, menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan lebih lanjut guna memastikan apakah ada pelaku lain yang terlibat dalam tawuran ini.

Selain penindakan hukum, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama penggunaan media sosial yang rawan disalahgunakan untuk hal negatif.

Aksi cepat personel Polsek Lubuk Begalung dan Tim Phyton Unit Reskrim dinilai efektif meredam potensi lanjutan bentrokan antar kelompok remaja.

"Upaya ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi warga sekitar serta menjadi pelajaran bagi generasi muda agar tidak terjerumus dalam tindakan melanggar hukum," tutur Kapolsek. (adl)

Baca Juga

Seorang Perempuan Diduga jadi Pengendali Peredaran Narkoba di Padang
Seorang Perempuan Diduga jadi Pengendali Peredaran Narkoba di Padang
Bawa Sajam Hendak Tawuran, 6 Remaja Diamankan Aparat Gabungan di Padang
Bawa Sajam Hendak Tawuran, 6 Remaja Diamankan Aparat Gabungan di Padang
Pelajar di Padang Bolos Saat Jam Pelajaran Diamankan, Polisi Bantah Temuan Sajam
Pelajar di Padang Bolos Saat Jam Pelajaran Diamankan, Polisi Bantah Temuan Sajam
Polisi di Padang Bekuk Residivis Pencuri Ponsel dan Tabung Gas, Pelaku Mengaku untuk Beli Narkoba
Polisi di Padang Bekuk Residivis Pencuri Ponsel dan Tabung Gas, Pelaku Mengaku untuk Beli Narkoba
Jejak Utang di Balik Kematian Pria Gantung Diri di Cengkeh Padang: Polisi Temukan Surat Gadai
Jejak Utang di Balik Kematian Pria Gantung Diri di Cengkeh Padang: Polisi Temukan Surat Gadai
Mengaku Butuh Uang, Pria asal Padang Ini Nekat Curi Jemuran
Mengaku Butuh Uang, Pria asal Padang Ini Nekat Curi Jemuran