Sumbardaily.com - Lonjakan mobilitas masyarakat selama momentum mudik Idul Fitri 1447 Hijriah menghadirkan fenomena menarik di Sumatera Barat (Sumbar).
Stasiun Padang tercatat sebagai salah satu stasiun favorit secara nasional dalam layanan kereta api lokal selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Data yang dihimpun KAI Divre II Sumbar menunjukkan, selama masa angkutan yang berlangsung dari 11 Maret hingga 1 April 2026, Stasiun Padang menempati posisi kedua sebagai stasiun tujuan favorit dengan total 36.419 penumpang. Sementara pada kategori keberangkatan, stasiun ini juga berada di posisi kedua dengan jumlah 36.976 penumpang.
Capaian tersebut menempatkan Stasiun Padang hanya di bawah Stasiun Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), yang mencatat 54.322 penumpang untuk keberangkatan dan 56.016 penumpang untuk kedatangan.
Fenomena ini menjadi indikasi kuat meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan kereta api lokal di wilayah Sumbar, terutama dalam mendukung mobilitas selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Selama periode tersebut, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan sebanyak 616 perjalanan kereta api lokal atau rata-rata 28 perjalanan per hari.
Operasional tersebut terdiri dari tiga layanan utama, yakni 10 perjalanan KA Pariaman Ekspres relasi Pauh Lima-Naras (PP), 12 perjalanan KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie-Bandara Internasional Minangkabau (PP), serta enam perjalanan KA Lembah Anai relasi Padang-Kayu Tanam (PP).
Ketiga layanan kereta api lokal tersebut menjadikan Stasiun Padang sebagai titik sentral keberangkatan dan kedatangan penumpang, sekaligus memperkuat perannya sebagai simpul transportasi penting di Sumbar.
Dari sisi kapasitas, selama 22 hari masa Angkutan Lebaran 2026, tersedia total 171.424 tempat duduk atau rata-rata 7.792 tempat duduk per hari. Angka ini menunjukkan kesiapan operasional dalam mengakomodasi lonjakan penumpang selama musim mudik dan arus balik.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan apresiasi atas tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api lokal, khususnya melalui Stasiun Padang.
“Kami mengapresiasi tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api lokal, khususnya melalui Stasiun Padang yang berhasil menjadi salah satu stasiun favorit secara nasional selama masa Angkutan Lebaran 2026. Capaian ini merupakan hasil dari komitmen kami dalam menghadirkan layanan yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu,” katanya, Selasa (31/3/2026).
Ke depan, kata Reza, pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan guna menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang.
“Ke depan, KAI Divre II Sumbar akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan, baik dari sisi operasional, fasilitas, maupun kualitas pelayanan kepada pelanggan, guna mendukung mobilitas masyarakat yang semakin meningkat," ujar Reza.
Keberhasilan Stasiun Padang masuk dalam jajaran stasiun favorit nasional ini sekaligus membuktikan bahwa kereta api lokal di Sumbar semakin menjadi pilihan utama masyarakat, terutama saat momentum besar seperti mudik Lebaran.
Selain itu, capaian ini juga memperlihatkan kontribusi nyata sektor transportasi kereta api dalam mendukung konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Sebagai bentuk apresiasi, KAI Divre II Sumbar juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka menggunakan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026," imbuhnya. (*)
















