Sumbardaily.com – Momen ulang tahun ke-19 Lamine Yamal menjadi salah satu cerita menarik menjelang laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Prancis. Alih-alih merayakan hari spesial bersama keluarga atau teman, pemain muda Spanyol itu berpeluang mengukir kenangan yang lebih istimewa apabila mampu membawa timnya meraih tiket Final Piala Dunia 2026.
Pertandingan di Dallas Stadium pada Selasa menjadi kesempatan bagi Yamal untuk menambah catatan manis dalam kariernya yang terus berkembang. Meski usianya masih belia, pemain Spanyol tersebut telah menjadi bagian penting dalam rivalitas menghadapi Prancis di panggung dunia.
Bek Spanyol, Pedro Porro, mengaku seluruh skuad ingin memberikan hadiah terbaik bagi Yamal pada hari ulang tahunnya, yakni kemenangan yang mengantarkan La Roja ke partai final.
"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun kepadanya hari ini. Besok kami akan memberinya apa pun yang dia butuhkan," ujar Porro dilansir dari FIFA, Selasa (14/7/2026).
Ia menegaskan dirinya bersama Marcos Llorente akan terus memberikan dukungan penuh kepada Yamal sepanjang pertandingan.
"Saya akan berada di belakang, bersama Marcos [Llorente], dan kami akan selalu mendukungnya serta tim, karena itu yang paling penting," lanjutnya.
Secara statistik, kontribusi Yamal memang belum menyamai pencapaian Kylian Mbappe maupun Lionel Messi di turnamen ini. Hingga menjelang semifinal, pemain Barcelona tersebut baru mengoleksi satu gol, sedangkan Mbappe dan Messi sama-sama telah mencetak delapan gol.
Namun, Porro menilai besarnya pengaruh Yamal tidak bisa diukur hanya dari jumlah gol yang dicetak. Menurutnya, pemain berusia 19 tahun itu memberikan kontribusi besar baik ketika menyerang maupun bertahan.
"Lamine tampil luar biasa, baik saat menyerang maupun bertahan. Pada akhirnya, dia adalah pemain yang paling banyak merebut kembali bola. Itu karena dia juga terlibat dalam tugas bertahan. Dia pemain yang sangat penting. Lawan-lawan terus memberikan tekanan besar kepadanya, yang sebenarnya tidak biasa, tetapi itu juga sangat baik untuk perkembangannya," kata Porro.
Penyerang Alex Baena juga menilai penampilan Yamal sepanjang turnamen jauh lebih baik daripada yang tercermin dalam statistik. Ia berharap rekannya itu dapat kembali memberikan kontribusi penting saat menghadapi Prancis.
"Saya berharap dia terus bermain seperti yang sudah ditunjukkannya sejauh ini," ujar Baena.
Menurutnya, tambahan gol ataupun assist tentu akan menjadi nilai lebih, tetapi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan seorang pemain.
"Kalau dia bisa membantu kami dengan satu gol lagi atau sebuah assist, tentu itu akan sangat bagus. Namun, menurut saya dia menjalani turnamen yang luar biasa. Mungkin orang-orang berpikir dia harus mencetak tiga gol di setiap pertandingan—padahal dia memang mampu melakukannya—tetapi dia sangat membantu tim dalam bertahan dan memberikan kontribusi besar dalam permainan yang mungkin tidak disadari banyak orang. Menurut saya dia menjalani turnamen yang sangat bagus, dan semoga besok dia bisa melanjutkannya," tutur Baena.
Porro juga mengingatkan bahwa Yamal datang ke putaran final Piala Dunia 2026 dalam kondisi belum sepenuhnya pulih setelah mengalami cedera hamstring. Meski demikian, proses pemulihan yang dijalani sang pemain dinilai berjalan dengan sangat baik hingga mampu kembali menunjukkan performa terbaiknya.
"Saya berharap besok menjadi harinya Lamine. Menurut saya, sejak kembali dari cedera dia tampil sangat baik," ujar Porro.
Ia mengaku memahami tantangan yang dihadapi Yamal karena pernah mengalami cedera serupa.
"Saya pernah mengalami cedera yang sama, dan memang butuh waktu untuk kembali menemukan ritme pertandingan. Namun, dia menjalani prosesnya dengan sangat baik, dia bahagia, dan permainannya terus membaik," tambahnya.
Dengan dukungan penuh dari rekan-rekan setim serta performa yang terus meningkat, Lamine Yamal diharapkan mampu menjadikan laga melawan Prancis sebagai momen spesial. Jika Spanyol berhasil mengamankan kemenangan, ulang tahun ke-19 sang pemain akan dikenang sebagai hari ketika La Roja berhasil melangkah ke Final Piala Dunia 2026. (*)
















