Sumbardaily.com, Padang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melaporkan perkembangan yang menggembirakan dalam sektor jasa keuangan pada September 2024.
Kepala Perwakilan OJK Sumbar, Roni Nazra, menegaskan bahwa kinerja sektor keuangan di wilayahnya tumbuh positif dan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
"Berdasarkan data resmi yang dirilis, perekonomian Sumbar menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Triwulan III-2024 mencapai 4,33 persen secara tahunan (year-on-year)," ujarnya dalam keterangan resmi dikutip Minggu (15/12/2024).
Sektor perbankan di Sumbar mencatat prestasi membanggakan. Ia memaparkan total aset perbankan mencapai Rp83,41 triliun, tumbuh 5,56 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang hanya mencapai Rp79,01 triliun.
Rincian kinerja perbankan menunjukkan penyaluran kredit/pembiayaan mencapai Rp72,95 triliun, tumbuh 7,00 persen dari Rp68,17 triliun tahun sebelumnya, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp56,61 triliun, dengan pertumbuhan 5,52 persen dari Rp53,64 triliun.
Sementara risiko kredit masih terjaga dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) sebesar 2,35 persen.
Perhatian khusus diberikan pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penyaluran kredit kepada segmen ini mencapai Rp31,68 triliun, tumbuh 3,88 persen, dan mewakili 43,43 persen dari total kredit perbankan di Sumbar.
Kemudian perbankan syariah juga menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan. Total aset Rp56,61 triliun (tumbuh 16,89 persen), penghimpunan DPK Rp10,62 triliun (tumbuh 11,87 persen), penyaluran pembiayaan Rp10,06 triliun (tumbuh 20,31 persen), rasio NPF: 1,53 persen.
Sementara Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Sumbar juga mencatat kemajuan. Total aset Rp2,66 triliun (tumbuh 7,33 persen), penghimpunan DPK Rp1,99 triliun (tumbuh 6,22 persen), penyaluran kredit Rp2,07 triliun (tumbuh 9,02 persen), 71,88 persen kredit disalurkan ke UMKM, rasio NPL/NPF: 11,04 persen.
Dengan kinerja positif ini, OJK optimistis sektor jasa keuangan di Sumbar akan terus memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah. (red)















