Sapi Manja Seharga Rp67 Juta Jadi Pilihan Hewan Kurban Presiden Prabowo

Sapi Manja Seharga Rp67 Juta Jadi Pilihan Hewan Kurban Presiden Prabowo

Sapi Simmental 1080 kg seharga Rp67 juta bernama Manja yang berasal dari peternak Padang Panjang Eko Setiawan dipilih Presiden Prabowo untuk kurban Idul Adha 2025. (Foto: Dok Kominfo Padang Panjang)

Sumbardaily.com, Padang Panjang – Kebanggaan luar biasa kembali menyelimuti Eko Setiawan, seorang peternak sekaligus anggota Polres Padang Panjang. Ternak sapi miliknya untuk kedua kalinya mendapat kepercayaan sebagai hewan kurban dari seorang Presiden Republik Indonesia.

Kali ini, Presiden Prabowo Subianto melalui Sekretariat Presiden memilih seekor sapi jenis Simmental milik pria yang berdomisili di Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Padang Panjang Timur tersebut. Sapi dengan bobot mencapai 1.080 kilogram yang didominasi warna cokelat dengan motif putih mencolok ini dibeli dengan nilai sekitar Rp67 juta.

Proses penetapan hewan kurban ini melalui tahapan seleksi yang tidak mudah. Tim dari Sekretariat Presiden melakukan pemeriksaan detail terhadap kondisi ternak sebelum akhirnya memutuskan untuk mengakuisisi sapi tersebut.

"Tim dari Setpres sudah melakukan pertemuan dengan kami di Kota Padang beberapa hari yang lalu. Setelah melalui negosiasi yang cukup panjang, akhirnya tercapai kesepakatan," terang Eko Setiawan yang menyandang pangkat Ajun Inspektur Polisi Dua.

Bagi anggota Polres Padang Panjang ini, dipilihnya sapi yang diberi nama "Manja" sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto merupakan penghargaan tertinggi dalam bidang peternakan. Menurut pengakuannya, tidak ada treatment istimewa yang diberikan kepada sapi tersebut.

Namun demikian, Eko mengaku memberikan atensi maksimal dalam proses pemeliharaan. Mulai dari penyediaan pakan bernutrisi tinggi hingga kontrol kesehatan yang dilakukan secara berkala. Seluruh kegiatan perawatan ternak dilaksanakan di lokasi kandang miliknya di Kelurahan Koto Katik, yang dikerjakan di sela-sela menjalankan tugas kepolisian.

"Bagi saya, ini bukan semata-mata persoalan ekonomi atau nilai transaksi. Lebih dari itu, ini adalah kebanggan sebagai peternak dari daerah yang mendapat amanah dari Presiden untuk menyediakan hewan kurban," tutur Eko dengan nada penuh syukur.

Rencana penyerahan sapi kurban Presiden Prabowo akan dilakukan kepada panitia penyelenggara penyembelihan di Masjid Agung Manarul 'Ilmi Islamic Centre Padang Panjang. Selanjutnya, daging hasil penyembelihan akan didistribusikan kepada warga masyarakat di sekitar lokasi, khususnya mereka yang tergolong kurang mampu.

Eko Setiawan telah menggeluti bidang peternakan sejak tahun 2012. Awalnya, dia memfokuskan usaha pada ternak sapi perah, namun kemudian beralih konsentrasi ke sapi potong. Saat ini, populasi sapi di peternakan miliknya mencapai belasan ekor, meskipun pernah mencapai 40 ekor di masa sebelumnya.

"Jumlah ternak saya saat ini sekitar belasan ekor. Dulu pernah sampai 40 ekor," ungkap pria yang menjalani profesi ganda sebagai peternak dan aparat keamanan ini.

Yang menarik perhatian, pencapaian Eko kali ini bukanlah yang pertama. Pada perayaan Idul Adha tahun 2023, seekor sapi jenis Limousin Cross dari peternakannya juga terpilih menjadi hewan kurban Presiden Joko Widodo. Saat itu, transaksi dilakukan dengan nilai yang lebih tinggi, yakni mencapai Rp100 juta.

Keberhasilan berulang ini menunjukkan kualitas dan standar peternakan yang dikelola Eko telah memenuhi kriteria tinggi untuk kebutuhan hewan kurban tingkat kepresidenan. Hal ini sekaligus mengangkat nama Padang Panjang sebagai salah satu daerah penghasil ternak berkualitas di Sumatera Barat.

Pemilihan hewan kurban oleh Presiden Prabowo Subianto ini juga mencerminkan perhatian pemerintah terhadap pengembangan sektor peternakan rakyat, khususnya di daerah-daerah yang memiliki potensi besar dalam bidang tersebut. (red)

Baca Juga

Susunan Tim Kepelatihan Semen Padang FC 2026/2027, Ini Daftar Lengkapnya
Susunan Tim Kepelatihan Semen Padang FC 2026/2027, Ini Daftar Lengkapnya
Andre Rosiade Desak Pengganggu Proyek Flyover Sitinjau Lauik Ditindak Tegas
Andre Rosiade Desak Pengganggu Proyek Flyover Sitinjau Lauik Ditindak Tegas
STY Blak-blakan soal Alasan Mau Latih Persija, Ternyata Ini yang Dicari
STY Blak-blakan soal Alasan Mau Latih Persija, Ternyata Ini yang Dicari
Denny Shulton Ungkap Alasan Pilih Semen Padang FC Ketimbang Tawaran Klub Liga 1
Denny Shulton Ungkap Alasan Pilih Semen Padang FC Ketimbang Tawaran Klub Liga 1
Klarifikasi Pemkab Padang Pariaman Soal Jembatan Anduriang, Ini Tahapan yang Sedang Berjalan
Klarifikasi Pemkab Padang Pariaman Soal Jembatan Anduriang, Ini Tahapan yang Sedang Berjalan
Dari Semangat Pelaut untuk Umat, Ini Cerita Pembangunan Masjid Kapal Al Fauzan Padang Pariaman
Dari Semangat Pelaut untuk Umat, Ini Cerita Pembangunan Masjid Kapal Al Fauzan Padang Pariaman