RS Bhayangkara Polda Sumbar Pastikan Lima Korban Meninggal Banjir Bandang Teridentifikasi, Tujuh Jasad Baru Menyusul

RS Bhayangkara Polda Sumbar Pastikan Lima Korban Meninggal Banjir Bandang Teridentifikasi, Tujuh Jasad Baru Menyusul

RS Bhayangkara Polda Sumbar menerima sejumlah jenazah korban terdampak cuaca ekstrem dan banjir bandang yang melanda Sumatera Barat. (Dok. Bid Dokkes Polda Sumbar)

Sumbardaily.com, Padang - Proses identifikasi korban akibat cuaca ekstrem dan banjir bandang yang melanda Sumatera Barat terus bergerak secara real-time.

Hingga Kamis (27/11/2025) pukul 13.00 WIB, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumbar mencatat lima korban meninggal dan seluruhnya telah berhasil diidentifikasi.

Namun, situasi diperkirakan berubah malam ini setelah laporan terbaru menyebutkan bahwa tujuh jenazah tambahan akan dibawa menuju Posko DVI RS Bhayangkara Padang untuk proses identifikasi lanjutan.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Plt Kabid Dokkes) Polda Sumbar, AKBP dr Faizal mengatakan, penambahan jenazah tersebut terjadi seiring dengan intensifnya proses evakuasi di sejumlah titik terdampak banjir bandang.

Ia memastikan seluruh jenazah yang tiba malam ini akan mendapatkan penanganan sesuai standar DVI, termasuk pencocokan ante-mortem dan post-mortem untuk mempercepat proses identifikasi.

Sebelum adanya update malam ini, Posko DVI RS Bhayangkara Padang menerima satu jenazah yang sudah teridentifikasi sebagai Yerna Wilis, perempuan 57 tahun, warga Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Padang. Identifikasi dilakukan dengan data sekunder dari pihak keluarga.

Adapun di RSUD dr Rasyidin Padang, tiga jenazah yang masuk sebelumnya telah dikenali. Mereka adalah Roni Syaputra (42), warga Perumahan Abi Lubuk Minturun; Syamsul Kamaruddin (72), warga Lumin Park Lubuk Minturun serta Aidil Putra, remaja berusia sekitar 13 tahun dari kawasan yang sama. Ketiganya teridentifikasi melalui data pendukung keluarga.

Sementara di wilayah Pasaman Barat, satu korban meninggal berhasil dipastikan identitasnya sebagai Roki Hidayat, pelajar berusia 13 tahun dari Jorong Silayang, Nagari Batahan Tengah, Kecamatan Ranah Batahan. Data keluarga menjadi kunci identifikasi pada jenazah tersebut.

Laporan harian DVI dari sejumlah polres lain, Tanah Datar, Padang Panjang, Bukittinggi, Sijunjung, Agam, Pariaman, Pasaman, Limapuluh Kota, dan Solok Kota menyajikan informasi awal mengenai kondisi terkini.

Meskipun sebagian laporan belum terisi lengkap, mayoritas wilayah melaporkan nihil korban meninggal maupun dirawat.

Hingga siang tadi, total korban meninggal berjumlah lima orang, seluruhnya telah teridentifikasi. Jumlah korban yang dirawat tercatat lima orang di RSUD Padang.

Namun, kedatangan tujuh jenazah baru malam ini diperkirakan akan mengubah komposisi data korban secara signifikan.

Biddokkes Polda Sumbar menegaskan bahwa seluruh update resmi akan disampaikan setelah proses pemeriksaan awal di posko selesai.

"Kami fokus memastikan setiap korban dapat dikenali dan dipulangkan kepada keluarga secepat mungkin," ujar dr Faizal.

Ia menambahkan bahwa tingginya curah hujan yang memicu banjir bandang membuat proses evakuasi masih berlangsung di beberapa lokasi.

Biddokkes Polda Sumbar juga menyiapkan tim tambahan di RS Bhayangkara Padang untuk mengantisipasi lonjakan jumlah jenazah malam ini.

Proses dokumentasi, pengambilan sampel serta pencocokan data ante-mortem akan dilakukan secara berlapis, sebagaimana protokol DVI nasional.

Proses identifikasi diharapkan dapat memberikan kepastian bagi keluarga yang sejak siang tadi masih menunggu kabar terkait anggota keluarga mereka yang hilang setelah banjir bandang menerjang. (adl)

Baca Juga

Medison Dilantik Jadi Sekda Dharmasraya, Bupati Annisa Tekankan Reformasi Birokrasi
Medison Dilantik Jadi Sekda Dharmasraya, Bupati Annisa Tekankan Reformasi Birokrasi
Pemulihan Pascabencana Tanah Datar Dikebut, Pembangunan Huntap Jadi Fokus Utama
Pemulihan Pascabencana Tanah Datar Dikebut, Pembangunan Huntap Jadi Fokus Utama
Bumiy Rilis Japuik Tabao, Balada Minangkabau tentang Kehilangan yang Menyentuh
Bumiy Rilis Japuik Tabao, Balada Minangkabau tentang Kehilangan yang Menyentuh
Distribusi Daging Kurban di Padang Kini Digital, Barcode Gantikan Sistem Kupon
Distribusi Daging Kurban di Padang Kini Digital, Barcode Gantikan Sistem Kupon
Korban Longsor Agam Jalani Perawatan di RSAM Bukittinggi, Ini Kondisinya
Korban Longsor Agam Jalani Perawatan di RSAM Bukittinggi, Ini Kondisinya
Warga Menyeberang Pakai Rakit, Pemkab Padang Pariaman Ajukan Rp40 Miliar Bangun Jembatan Anduriang
Warga Menyeberang Pakai Rakit, Pemkab Padang Pariaman Ajukan Rp40 Miliar Bangun Jembatan Anduriang