Dugaan Perampokan di Padang, Pelaku Pecahkan Kaca Mobil dan Bawa Kabur Uang Setoran Rp8 Juta

Rekaman CCTV menunjukkan seorang pria yang diduga pelaku berjalan mendekati mobil Honda Sienta putih milik korban yang terparkir di depan sebuah tempat usaha di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.

Rekaman CCTV memperlihatkan pria yang diduga sebagai pelaku berjalan menuju lokasi, sementara korban diduga merupakan pengendara mobil Honda Sienta yang terparkir di depan Mec Laundry, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Padang Timur, sebelum aksi dugaan perampokan terjadi pada Rabu (22/7/2026) siang. (Dok. Tangkapan Layar/MEC Laundry)

Sumbardaily.com - Dugaan perampokan terjadi di siang hari di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Jati Baru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (22/7/2026) siang.

Aksi yang berlangsung hanya dalam hitungan detik itu membuat uang setoran senilai sekitar Rp7 juta hingga Rp8 juta raib setelah pelaku memecahkan kaca sebuah mobil yang sedang terparkir.

Peristiwa tersebut terjadi tepat di depan SJS Mart dan MEC Laundry. Mobil Toyota Sienta warna putih milik korban menjadi sasaran pelaku yang diduga telah mengetahui keberadaan uang di dalam kendaraan tersebut.

Meski lokasi berada di kawasan yang ramai, para pelaku tetap nekat menjalankan aksinya sebelum melarikan diri.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kendaraan korban kemudian diamankan ke Polresta Padang sebagai bagian dari proses penyelidikan. Kaca depan mobil terlihat pecah akibat aksi yang dilakukan pelaku.

Salah seorang saksi di lokasi, Sofiar (42), mengatakan korban memang setiap hari memarkirkan kendaraannya di lokasi tersebut. Sebelum kejadian, korban diketahui baru saja mengambil uang setoran dari SJS Mart.

"Awalnya mobil diparkir dulu. Memang setiap hari dia parkir di sini. Tiba-tiba datang pelaku dari arah kiri, langsung memecahkan kaca mobil dan mengambil tas yang berisi uang sekitar Rp7 juta sampai Rp8 juta," ujar Sofiar sebagaimana dinukil dari laman Tribun Padang.

Sofiar mengatakan, uang yang dibawa kabur merupakan hasil setoran yang sebelumnya dijemput korban dari sejumlah gerai SJS Mart.

"(Informasinya) itu uang setoran yang dijemput korban dari SJS Mart. Memang setiap hari sekitar jam 10.00 WIB dia mengambil uang dari sana," katanya.

Informasi yang dihimpun, aksi perampokan itu berlangsung sangat cepat. Saat kejadian, istri korban berada di dalam mobil.

Namun, situasi berlangsung begitu singkat sehingga pelaku berhasil membawa kabur tas berisi uang sebelum sempat dicegah.

"Di dalam mobil ada istri korban. Kejadiannya cepat sekali. Saat korban keluar dari mobil, pelaku langsung memecahkan kaca lalu mengambil uang itu," ungkapnya.

Sofiar juga menyebut pelaku diduga berjumlah dua orang. Satu orang turun dari kendaraan untuk menjalankan aksi, sedangkan rekannya tetap menunggu di atas sepeda motor sebagai pengendara yang siap membawa kabur pelaku.

"Pelakunya dua orang. Satu berjalan, satu lagi menunggu di atas motor. Setelah mengambil uang, mereka diduga kabur ke arah Pasar Alai," ungkap saksi mata.

Menurutnya, lokasi kejadian merupakan kawasan yang cukup ramai dengan aktivitas masyarakat. Korban juga disebut rutin datang ke lokasi setiap hari untuk mengambil uang setoran dari seluruh cabang SJS Mart.

"Kondisi di sini ramai. Korban memang setiap hari datang mengambil uang dari seluruh cabang SJS. Mungkin dia manajernya," katanya.

Usai kejadian, korban mendatangi Polresta Padang. Namun, ketika dimintai keterangan oleh awak media, korban memilih tidak memberikan komentar mengenai peristiwa yang dialaminya.

Sementara itu, hingga berita ini dirampungkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi perampokan tersebut.

Polisi dilaporkan juga telah mengamankan mobil Toyota Sienta berwarna putih milik korban sebagai barang bukti untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut. (*)

Baca Juga

Petugas Satreskrim Polresta Padang bersama Polsek Padang Selatan mengevakuasi jenazah seorang perempuan lansia dari sebuah rumah di Komplek Cendana, Kelurahan Mata Air, setelah ditemukan dalam kondisi membusuk.
Penemuan Mayat Lansia Membusuk Gegerkan Padang, Korban Ditemukan Terbujur di Atas Tempat Tidur
BP3MI Sumbar Telusuri Kasus PMI Asal Sumbar Diduga Disekap di Myanmar, Berangkat Lewat Jalur Ilegal
BP3MI Sumbar Telusuri Kasus PMI Asal Sumbar Diduga Disekap di Myanmar, Berangkat Lewat Jalur Ilegal
Wali Kota Padang Fadly Amran menerima Tim Monitoring Kementerian Dalam Negeri di Rumah Dinas Wali Kota Padang untuk membahas percepatan Rehab Rekon Pascabencana dan pembangunan Huntap.
Tak Hanya Huntap, Padang Siapkan Mega Proyek Dua Embung usai Dapat Dana TKD Tambahan
AJI Indonesia Kecam Intimidasi Jurnalis di Pulau Obi dan Ucapan Hotman Paris kepada Wartawan
AJI Indonesia Kecam Intimidasi Jurnalis di Pulau Obi dan Ucapan Hotman Paris kepada Wartawan
Per 14 Juli 2026, Harga Bright Gas di Sumbagut Alami Penurunan Harga
Per 14 Juli 2026, Harga Bright Gas di Sumbagut Alami Penurunan Harga
Warga Padang Diingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Banjir dan Longsor Mengintai
Warga Padang Diingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Banjir dan Longsor Mengintai