Sumbardaily.com, Aceh – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak menebang pohon secara sembarangan. Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat mengunjungi Posko Pengungsian Bencana di Jembatan Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Jumat (12/12/2025), di tengah penanganan dampak bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
Dalam sambutannya di hadapan warga terdampak, Prabowo menekankan bahwa upaya mitigasi bencana tidak dapat dilepaskan dari pengelolaan lingkungan dan tata ruang yang lebih baik. Menurutnya, kerusakan alam akibat aktivitas manusia berpotensi memperparah risiko bencana, sehingga pengawasan harus diperketat, terutama oleh pemerintah daerah.
“Kita tidak boleh tebang pohon sembarangan. Saya minta pemerintah daerah semua lebih waspada, lebih awas. Kita jaga alam kita dengan sebaik-baiknya,” ujar Prabowo, dikutip dari Setkab, Sabtu (13/12/2025).
Prabowo juga mengingatkan bahwa kewaspadaan terhadap potensi bencana harus menjadi perhatian bersama, tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga dalam perencanaan pembangunan jangka panjang. Ia meminta seluruh pihak meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan, terutama di daerah rawan bencana seperti Aceh Tamiang.
Selain menyoroti aspek lingkungan, Presiden Prabowo memastikan bahwa pemerintah pusat telah bergerak cepat untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh, termasuk di Kabupaten Aceh Tamiang. Pemerintah, kata Presiden, terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak agar kondisi dapat segera pulih.
“Insyaallah bersama-sama kita akan memperbaiki keadaan ini. Pemerintah akan turun, akan membantu semuanya,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila masih terdapat layanan publik atau bantuan yang belum terselesaikan sepenuhnya. Ia mengakui bahwa tantangan di lapangan cukup besar, terutama terkait akses dan kondisi infrastruktur yang terdampak bencana.
“Kita sedang bekerja keras, mungkin listrik yang belum ya. Sudah mulai? Kita berusaha, kita tahu di lapangan sangat sulit. Keadaannya sulit, jadi kita atasi bersama,” kata Prabowo.
Prabowo mengajak seluruh warga terdampak untuk tetap tabah dan menjaga semangat selama proses pemulihan berlangsung. Ia berharap masyarakat dapat segera kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara normal, termasuk kegiatan pendidikan bagi anak-anak yang sempat terganggu akibat bencana.
“Mudah-mudahan kalian cepat pulih, cepat kembali, cepat normal,” ujarnya.
Prabowo juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak agar tetap semangat menghadapi situasi pascabencana. Menurutnya, kembalinya kegiatan belajar-mengajar menjadi salah satu indikator penting pemulihan sosial masyarakat.
“Anak-anak yang tabah, yang semangat. Kita cepat kembali supaya anak-anak semua cepat sekolah semuanya,” lanjutnya. (red)
















