Kualitas Udara Membaik, Siswa di Payakumbuh Kembali Belajar di Sekolah

Kualitas Udara Membaik, Siswa di Payakumbuh Kembali Belajar di Sekolah

Ilustrasi Siswa Belajar Tatap Muka Pakai Masker (Foto: Istimewa)

Sumbardaily.com - Kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, kembali dilaksanakan secara tatap muka mulai Kamis (22/10/2026). Kebijakan ini diambil setelah kondisi kualitas udara di wilayah tersebut membaik dan dinyatakan kembali normal serta aman dari dampak kabut asap.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Payakumbuh resmi menghentikan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang sebelumnya diberlakukan. Dengan keputusan tersebut, peserta didik dan pendidik kembali menjalankan aktivitas pembelajaran secara langsung di satuan pendidikan masing-masing seperti biasanya.

Informasi penghentian PJJ tersebut disampaikan melalui pemberitahuan resmi Disdik Kota Payakumbuh yang dikutip pada Kamis (22/10/2026). Kebijakan ini berlaku bagi seluruh satuan pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga pendidikan kesetaraan di wilayah Kota Payakumbuh.

Dalam pemberitahuan tersebut, Disdik Payakumbuh menjelaskan bahwa keputusan mengakhiri pembelajaran jarak jauh didasarkan pada hasil pemantauan kualitas udara yang menunjukkan perbaikan kondisi.

"Sehubungan dengan hasil pemantauan kualitas udara di Kota Payakumbuh yang saat ini telah membaik dan kembali dalam kondisi normal serta aman dari dampak kabut asap," demikian keterangan Disdik Kota Payakumbuh dalam surat pemberitahuan penghentian pelaksanaan PJJ.

Sekolah Kembali Beraktivitas Seperti Biasa

Melalui kebijakan tersebut, seluruh peserta didik dan tenaga pendidik diminta kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar secara luring di sekolah masing-masing mulai 22 Oktober 2026. Aktivitas pembelajaran kembali dilaksanakan sebagaimana rutinitas sebelum penerapan PJJ.

Penghentian pembelajaran jarak jauh ini menandai dimulainya kembali kegiatan pendidikan secara langsung setelah kondisi kualitas udara dinilai membaik. Seluruh kepala satuan pendidikan di Kota Payakumbuh diminta memperhatikan ketentuan tersebut dan memastikan informasi diteruskan kepada pihak-pihak terkait di lingkungan sekolah.

Meski pembelajaran tatap muka kembali diberlakukan, Disdik Payakumbuh tetap mengingatkan sekolah agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan peserta didik. Pemantauan kesehatan perlu terus dilakukan meskipun kualitas udara telah kembali normal.

Siswa Diimbau Membawa Masker

Disdik Payakumbuh meminta satuan pendidikan tetap memperhatikan kondisi kesehatan siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Peserta didik juga diimbau membawa masker sebagai langkah antisipasi apabila diperlukan.

Selain itu, pembatasan aktivitas di luar ruangan juga perlu diperhatikan sesuai kebutuhan dan kondisi yang dihadapi. Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan warga sekolah setelah sebelumnya terdapat gangguan kualitas udara akibat kabut asap.

Dalam surat pemberitahuan itu, Disdik Payakumbuh menyampaikan, "Meskipun kondisi kualitas udara telah membaik, satuan pendidikan diharapkan tetap memantau kondisi kesehatan peserta didik serta mengimbau peserta didik untuk membawa masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila diperlukan."

Dengan demikian, kembalinya pembelajaran tatap muka tidak berarti kewaspadaan terhadap kesehatan dapat diabaikan. Sekolah tetap diharapkan memperhatikan kondisi peserta didik dan menerapkan langkah antisipasi sesuai kebutuhan.

Informasi Harus Diteruskan kepada Orang Tua Siswa

Selain mengatur kembali pelaksanaan pembelajaran, Disdik Payakumbuh meminta kepala satuan pendidikan meneruskan informasi penghentian PJJ kepada seluruh pihak yang berkepentingan. Penerima informasi tersebut meliputi majelis guru, orang tua atau wali peserta didik, serta komite sekolah di masing-masing satuan pendidikan.

Langkah ini diperlukan agar seluruh pihak memperoleh informasi yang sama mengenai dimulainya kembali pembelajaran tatap muka pada Kamis, 22 Oktober 2026. Dengan begitu, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan sesuai ketentuan yang telah disampaikan.

Pemberitahuan tersebut ditujukan kepada kepala satuan pendidikan PAUD, SD, SMP, dan pendidikan kesetaraan se-Kota Payakumbuh. Disdik juga meminta agar seluruh ketentuan dalam surat tersebut menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Melalui kebijakan ini, kegiatan pendidikan di Kota Payakumbuh kembali diarahkan pada pembelajaran langsung di sekolah dengan tetap memperhatikan aspek kesehatan dan kenyamanan peserta didik.

Disdik Payakumbuh menutup pemberitahuan tersebut dengan mengajak seluruh pihak menjaga lingkungan belajar yang sehat dan mendukung kelancaran kegiatan pendidikan. Pesan yang disampaikan melalui slogan "Sekolah Sehat, Belajar Semangat, Masa Depan Hebat" menjadi pengingat agar kesehatan tetap menjadi perhatian bersama dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka. (*)

Baca Juga

Sekolah Kembali Normal di Solok Selatan, Upacara dan Olahraga Dialihkan ke Dalam Ruangan
Sekolah Kembali Normal di Solok Selatan, Upacara dan Olahraga Dialihkan ke Dalam Ruangan
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Pakan Selasa Payakumbuh, Kerugian Ratusan Juta
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Pakan Selasa Payakumbuh, Kerugian Ratusan Juta
Kualitas Udara Membaik, Pemko Padang Panjang Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka
Kualitas Udara Membaik, Pemko Padang Panjang Kembali Terapkan Sekolah Tatap Muka
Siswa sekolah di Padang menggunakan masker saat mengikuti proses belajar mengajar di tengah kabut asap dan kualitas udara buruk.
Bukittinggi Perpanjang PJJ hingga 21 Oktober 2026, Siswa PAUD-SMP Belajar dari Rumah
Siswa sekolah di Padang menggunakan masker saat mengikuti proses belajar mengajar di tengah kabut asap dan kualitas udara buruk.
Kabut Asap Belum Reda, Agam Perpanjang Sekolah Jarak Jauh hingga 21 Oktober
Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Siswa di Pessel Jalani Pembelajaran Jarak Jauh
Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Siswa di Pessel Jalani Pembelajaran Jarak Jauh