Sumbardaily.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali memberlakukan pembelajaran tatap muka setelah sebelumnya kegiatan belajar mengajar dilakukan secara jarak jauh akibat kondisi kualitas udara. Keputusan ini diambil menyusul hasil pemantauan yang menunjukkan kualitas udara di Kota Padang mulai membaik dalam beberapa hari terakhir.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Yopi Krislova, mengatakan kebijakan tersebut ditetapkan berdasarkan perkembangan kondisi udara. Sebelumnya, pembelajaran jarak jauh (PJJ) telah diberlakukan sejak Kamis (15/10/2026) sebagai langkah menyikapi kondisi udara yang terdampak kabut asap.
“Penetapan kembalinya belajar tatap muka hari ini Kamis (22/10/2026) berdasarkan pantauan kualitas udara kita yang semakin membaik belakangan ini,” kata Yopi.
Selain mempertimbangkan hasil pemantauan kualitas udara, keputusan mengembalikan kegiatan belajar ke sekolah juga didasarkan pada banyaknya permintaan orang tua murid yang menginginkan pembelajaran tatap muka kembali dilaksanakan.
Yopi menyebutkan, kegiatan belajar langsung di sekolah juga perlu dipertimbangkan karena siswa akan menghadapi ujian semester pada Desember mendatang.
Meski pembelajaran tatap muka kembali berjalan, Dinas Pendidikan Kota Padang tetap meminta seluruh tenaga kependidikan dan siswa menggunakan masker untuk mengantisipasi perubahan kualitas udara akibat kabut asap. Langkah tersebut diperlukan karena kondisi udara masih berpotensi mengalami kenaikan maupun penurunan.
Selain penggunaan masker, kegiatan pembelajaran di luar ruangan juga dibatasi. Yopi menegaskan kegiatan olahraga yang dilakukan di luar ruangan untuk sementara ditiadakan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap.
“Kita harapkan semuanya menggunakan masker, untuk pembelajaran di luar seperti olahraga kita tiadakan,” sebutnya. (*)
















