Sumbardaily.com - Upaya mencegah penyalahgunaan BBM subsidi terus menjadi perhatian aparat kepolisian. Untuk memastikan distribusi bahan bakar bersubsidi tepat sasaran, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Agam melakukan pengecekan langsung ke salah satu SPBU di wilayah Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.
Kegiatan yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Agam, AKP Rinto Alwi tersebut dilaksanakan pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di SPBU 14.264.109 PT Sumagek Prima Lestari yang berada di kawasan Maninjau.
Pengecekan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyalahgunaan pendistribusian BBM subsidi yang kerap menjadi perhatian berbagai pihak.
"Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengawasan langsung terhadap kendaraan yang sedang mengantre untuk mendapatkan BBM bersubsidi," kata Rinto, Rabu (10/6/2026) siang.
Fokus pemeriksaan diarahkan pada kendaraan yang dicurigai berpotensi melakukan pelanggaran, termasuk penggunaan tangki modifikasi atau tangki tambahan yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh BBM subsidi dalam jumlah yang tidak sesuai ketentuan.
Selain itu, katanya, petugas juga memeriksa kesesuaian barcode yang digunakan saat pengisian BBM subsidi. Pemeriksaan turut mencakup kelengkapan dokumen kendaraan guna memastikan data kendaraan sesuai dengan identitas yang terdaftar dalam sistem.
"Tidak hanya melakukan pemeriksaan di lapangan, Satreskrim Polres Agam juga berkoordinasi dengan pihak SPBU. Koordinasi tersebut bertujuan agar petugas SPBU dapat segera menolak kendaraan yang diketahui hendak melakukan pengisian BBM subsidi dengan cara yang tidak sesuai aturan," katanya.
Langkah yang diambil polisi, kata Rinto, merupakan bagian dari langkah preventif untuk menjaga distribusi BBM subsidi tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Dari hasil pengecekan yang dilakukan, kami tidak menemukan adanya indikasi maupun praktik penyalahgunaan BBM subsidi di SPBU yang berada dalam wilayah hukum Polres Agam," katanya.
"Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polres Agam dalam menjaga distribusi BBM subsidi agar tetap tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang berupaya mengambil keuntungan dari program subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat," pungkasnya. (*)
















