Jembatan Gantung Limau Gadang-Batu Kunik Pesisir Selatan Hampir Rampung, Progres 90,34 Persen

Jembatan Gantung Limau Gadang-Batu Kunik Pesisir Selatan Hampir Rampung, Progres 90,34 Persen

Jembatan Gantung Limau Gadang-Batu Kunik di Nagari Limau Gadang Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, semakin mendekati tahap penyelesaian. (Foto: BPJN Sumbar)

Sumbardaily.com - Jembatan Gantung Limau Gadang-Batu Kunik di Nagari Limau Gadang Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, semakin mendekati tahap penyelesaian. Infrastruktur yang dibangun sebagai pengganti jembatan yang rusak akibat banjir bandang di Batang Lumpo itu kini telah mencapai progres fisik sebesar 90,34 persen.

Perkembangan terbaru tersebut disampaikan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat melalui unggahan di Instagram resminya pada Jumat (10/7/2026). Dalam keterangannya, BPJN Sumbar menyebut pembangunan terus berjalan signifikan dan kini memasuki tahap akhir pengerjaan.

"Halo Sobat Bina Marga! Pembangunan Jembatan Gantung Limau Gadang–Batu Kunik di Nagari Limau Gadang Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, terus menunjukkan progres yang signifikan," tulis BPJN Sumbar dalam unggahan Instagram resminya, dikutip Jumat (10/7/2026).

BPJN Sumbar menjelaskan, jembatan tersebut dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang di Batang Lumpo. Kerusakan tersebut sempat memutus akses masyarakat sehingga aktivitas sehari-hari warga terdampak.

Hingga awal Juli 2026, progres fisik pembangunan telah mencapai 90,34 persen. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada tahap penyelesaian akhir agar seluruh konstruksi dapat diselesaikan sesuai target.

"BPJN Sumatera Barat berkomitmen menjaga kualitas pelaksanaan pekerjaan agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai spesifikasi teknis, standar mutu, dan target waktu yang telah ditetapkan," demikian keterangan BPJN Sumbar melalui Instagram resminya.

Sejumlah pekerjaan yang masih berlangsung meliputi pemasangan lampu jalan dan rambu lengan tunggal, pengecatan struktur beton serta baja, pemasangan pagar railing, penyelesaian lantai jembatan, pekerjaan pasangan batu, hingga pengecoran jalan pendekat atau oprit.

Setelah seluruh tahapan tersebut rampung, jembatan diharapkan dapat segera dimanfaatkan masyarakat sebagai jalur penyeberangan yang lebih aman, nyaman, dan andal.

BPJN Sumbar juga berharap kehadiran jembatan baru ini mampu memulihkan kelancaran mobilitas masyarakat yang sebelumnya terdampak putusnya akses akibat banjir bandang. Selain itu, infrastruktur tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas sosial maupun perekonomian masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan. (*)

Baca Juga

APBD-P Pessel Rp2,2 Miliar untuk Porprov, Disahkan Hanya 5 Hari Sebelum Pembukaan
APBD-P Pessel Rp2,2 Miliar untuk Porprov, Disahkan Hanya 5 Hari Sebelum Pembukaan
Preservasi Jalan Padang-Solok-Sawahlunto Dikerjakan, 675 Meter Jalan Dicor Beton
Preservasi Jalan Padang-Solok-Sawahlunto Dikerjakan, 675 Meter Jalan Dicor Beton
Pangan Murah Hadir di Painan Pessel, Warga Bisa Belanja Sambil Cek Kesehatan
Pangan Murah Hadir di Painan Pessel, Warga Bisa Belanja Sambil Cek Kesehatan
Air Laut Berpotensi Naik, Banjir Rob Mengancam Pesisir Sumbar 8-12 September
Air Laut Berpotensi Naik, Banjir Rob Mengancam Pesisir Sumbar 8-12 September
Jembatan Aia Gadang B Pasaman Barat Diperkuat, Fender Dipasang di 3 Pilar
Jembatan Aia Gadang B Pasaman Barat Diperkuat, Fender Dipasang di 3 Pilar
Jembatan Silaut Pesisir Selatan Dialihkan, Kendaraan 25 Ton Wajib Melintas Satu-satu
Jembatan Silaut Pesisir Selatan Dialihkan, Kendaraan 25 Ton Wajib Melintas Satu-satu