Sumbardaily.com, Padang - Pelantikan empat Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, pada Senin (2/3/2026) belum sepenuhnya menuntaskan persoalan kekosongan jabatan strategis di lingkungan Pemko Padang. Meski sejumlah posisi telah terisi, masih terdapat beberapa kursi Kepala OPD yang hingga kini belum memiliki pejabat definitif.
Pelantikan tersebut memang mengisi jabatan Kepala Inspektorat Kota Padang yang sebelumnya lama kosong sejak ditinggal purna tugas oleh Arfian. Jabatan itu kini dipercayakan kepada Sonny Budaya Putra yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Padang Panjang.
Namun di luar posisi Inspektorat, sejumlah OPD lainnya masih menunggu kepastian pimpinan. Beberapa jabatan yang diketahui belum terisi secara definitif antara lain Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Kepala Dinas Perdagangan (Kadisdag).
Tak hanya itu, posisi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kota Padang juga ikut kosong pasca Boby Firman dilantik ke jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
Kursi Kadis Kominfo tersebut hingga kini belum diumumkan pengganti tetapnya. Situasi serupa juga terjadi pada jabatan Camat Bungus Teluk Kabung yang masih belum memiliki pejabat definitif.
Kondisi ini menunjukkan bahwa proses rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemko Padang masih akan terus berjalan. Pasalnya, setiap pelantikan Kepala OPD kerap memunculkan kekosongan baru pada posisi yang ditinggalkan pejabat sebelumnya.
Sebagai contoh, saat Tri Hadiyanto dilantik menjadi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP), posisi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang sebelumnya ia jabat menjadi belum terisi secara resmi. Hingga kini belum ada pengumuman siapa yang akan menduduki kursi tersebut, meski sejumlah nama disebut-sebut berpeluang menggantikan.
Di sisi lain, dinamika birokrasi juga dipengaruhi faktor pensiun pejabat. Salah satu nama yang disebut akan memasuki masa purna tugas adalah Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang, Mairizon.
Jika benar terjadi dalam waktu dekat, maka posisi tersebut berpotensi menambah daftar jabatan strategis yang perlu segera diisi.
Sebelumnya, Wali Kota Padang juga telah melakukan beberapa pelantikan untuk mengisi posisi Kepala OPD dan Kepala Sekolah.
Bahkan dalam pelantikan terbaru, sebanyak 50 Kepala Sekolah tingkat SD dan SMP dilantik, sementara 30 lainnya dirotasi ke sekolah berbeda setelah cukup lama menjabat di tempat yang sama.
Meski demikian, pengisian jabatan di level OPD dinilai menjadi perhatian utama karena menyangkut arah kebijakan dan pelayanan publik secara langsung.
Kekosongan pimpinan definitif berpotensi membuat sejumlah kebijakan berjalan melalui mekanisme pelaksana tugas atau penjabat sementara.
Dengan masih adanya kursi Kadispora, Kepala Bapenda, Kadisdag, Kadis Kominfo hingga Camat Bungus Teluk Kabung yang belum definitif, masyarakat masih menunggu langkah lanjutan Pemko Padang dalam menuntaskan restrukturisasi birokrasi tersebut.
Pelantikan yang telah dilakukan menjadi bagian dari proses penyegaran organisasi. Namun, hingga seluruh jabatan strategis terisi secara penuh, dinamika mutasi dan rotasi di lingkungan Pemko Padang diperkirakan akan terus berlanjut dalam waktu mendatang. (adl)
















