Banjir Rendam 70 Rumah di Sungai Batang Agam, Ratusan Warga Tanjung Raya Mengungsi

Banjir Rendam 70 Rumah di Sungai Batang Agam, Ratusan Warga Tanjung Raya Mengungsi

Banjir yang melanda Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu (18/7) malam mengakibatkan 70 rumah warga terendam dan ratusan warga terpaksa mengungsi. (Foto: Diskominfo Agam)

Sumbardaily.com - Banjir yang melanda Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu (18/7) malam mengakibatkan 70 rumah warga terendam dan ratusan warga terpaksa mengungsi. Peristiwa tersebut dipicu hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur kawasan itu, disertai pendangkalan aliran Sungai Batang Tumayo sehingga air meluap ke permukiman.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Agam, banjir mulai terjadi sekitar pukul 19.45 WIB dan berdampak pada dua wilayah, yakni Jorong Kubu dan Jorong Labuah.

Di Jorong Kubu, sebanyak 50 rumah warga terendam dengan ketinggian air mencapai sekitar 70 sentimeter. Akibat kejadian tersebut, sekitar 200 jiwa sempat mengungsi ke rumah kerabat. Sebagian dari mereka kini telah kembali ke rumah setelah kondisi mulai membaik.

Selain itu, sebanyak 20 kepala keluarga atau sekitar 60 jiwa sempat terjebak karena derasnya arus banjir. Mereka kemudian berhasil dievakuasi, baik secara mandiri maupun dengan bantuan tim gabungan yang berada di lokasi.

Sementara itu, banjir juga merendam 20 rumah warga di Jorong Labuah. Ketinggian genangan air di kawasan tersebut juga mencapai sekitar 70 sentimeter. Sebanyak 250 jiwa mengungsi ke data dan rumah kerabat untuk menghindari dampak banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam, Rahmad Lasmono, mengatakan pihaknya bersama berbagai unsur terkait langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan terhadap warga terdampak.

"Kami bersama unsur terkait langsung melakukan penanganan di lokasi. Saat ini kondisi air sudah mulai surut dan proses pendataan serta pemantauan terhadap warga terdampak terus dilakukan," ujar Rahmad Lasmono.

Selain melakukan asesmen dan pendataan, tim gabungan juga membantu proses evakuasi warga yang terdampak banjir. Penanganan dilakukan secara terpadu agar kondisi di lokasi dapat segera terkendali.

Dalam upaya penanganan bencana tersebut, BPBD Kabupaten Agam bersinergi dengan Basarnas, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, PMI, Tagana, KSB, serta masyarakat setempat.

Meski kondisi air mulai berangsur surut, BPBD Agam tetap mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir susulan. Imbauan itu disampaikan mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi dan berisiko kembali memicu luapan Sungai Batang Tumayo. (*)

Baca Juga

BPBD Agam Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Longsor di Sungai Landia
BPBD Agam Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Longsor di Sungai Landia
Hujan Deras Picu Longsor di Agam, Seorang Warga Ditemukan Meninggal Dunia
Hujan Deras Picu Longsor di Agam, Seorang Warga Ditemukan Meninggal Dunia
Banjir Terjang Agam, 100 KK Mengungsi-Sekolah TK Ikut Terdampak
Banjir Terjang Agam, 100 KK Mengungsi-Sekolah TK Ikut Terdampak
Banjir Rendam Rumah dan Jalan di Tanjung Raya Agam, Air Sungai Asam Meluap
Banjir Rendam Rumah dan Jalan di Tanjung Raya Agam, Air Sungai Asam Meluap
Banjir Setinggi 2 Meter Rendam Palembayan Agam, Longsor Tutup Jalur di Tanjung Raya
Banjir Setinggi 2 Meter Rendam Palembayan Agam, Longsor Tutup Jalur di Tanjung Raya
Cuaca Ekstrem Kembali Mengintai Agam, Jalur Bekas Banjir Bandang Dialiri Air Deras
Cuaca Ekstrem Kembali Mengintai Agam, Jalur Bekas Banjir Bandang Dialiri Air Deras