Banjir Rendam Rumah dan Jalan di Tanjung Raya Agam, Air Sungai Asam Meluap

Banjir Rendam Rumah dan Jalan di Tanjung Raya Agam, Air Sungai Asam Meluap

Banjir menggenangi permukiman warga dan sebagian akses jalan di Jorong Koto Kaciak dan Jorong Pasa Raba'a, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Senin (16/3/2026). Peristiwa tersebut dipicu hujan deras yang menyebabkan air Sungai Asam meluap. Sementara itu, BPBD Agam melaporkan kondisi banjir saat ini mulai berangsur surut. (Dok. Pusdalops PB)

Sumbardaily.com, Agam - HujBanjir Rendam Rumah dan Jalan di Tanjung Raya Agam, Air Sungai Asam Meluapan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), pada Senin (16/3/2026) sore memicu terjadinya banjir di sejumlah kawasan permukiman warga.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, banjir terjadi sekitar pukul 17.54 WIB di Jorong Koto Kaciak dan Jorong Pasa Raba'a, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Kabupaten Agam, Abdul Gafur mengatakan, banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan debit air sungai meningkat secara signifikan.

“Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan terjadinya banjir,” katanya dalam keterangan tertulis.

Akibat cuaca ekstrem tersebut, air Sungai Asam meluap hingga menggenangi akses jalan serta rumah warga di dua jorong tersebut. Kondisi ini sempat mengganggu aktivitas masyarakat setempat.

Selain permukiman, banjir juga sempat merendam sebagian ruas jalan provinsi yang menghubungkan Maninjau menuju Lubuk Basung.

Meski demikian, genangan air tidak berlangsung lama. “Sebagian jalan provinsi tergenang air, saat ini sudah surut,” katanya.

Laporan kejadian banjir tersebut diterima BPBD Agam pada Senin (16/3/2026) pukul 18.50 WIB dari Pemerintah Nagari setempat. Setelah menerima laporan, tim BPBD segera melakukan langkah penanganan awal.

Sejumlah upaya langsung dilakukan oleh petugas di lapangan, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah nagari untuk memastikan kondisi wilayah terdampak.

Selain itu, petugas juga melakukan assessment dan pendataan untuk mengetahui dampak banjir terhadap warga maupun infrastruktur di lokasi kejadian.

Berdasarkan perkembangan terbaru dari BPBD Kabupaten Agam, kondisi banjir di wilayah tersebut sudah mulai berangsur surut.

Meski demikian, BPBD Kabupaten Agam tetap melakukan pemantauan situasi mengingat hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi di beberapa kawasan.

"BPBD Agam juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai untuk tetap memantau kondisi lingkungan dan segera melaporkan apabila terjadi peningkatan debit air atau potensi banjir susulan," tuturnya. (adl)

Baca Juga

Harapan Korban Bencana Padang Pariaman Terwujud, Pembangunan 685 Huntap Resmi Dimulai
Harapan Korban Bencana Padang Pariaman Terwujud, Pembangunan 685 Huntap Resmi Dimulai
Petugas BPBD bersama personel terkait mengevakuasi pohon tumbang yang menutup badan jalan di kawasan Simpang Haru, Kota Padang, saat hujan dan angin kencang melanda.
Cuaca Ekstrem Ancam Padang, Wali Kota Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Wali Kota Padang, Fadly Amran berbicara di forum GSDC 2026 membahas penanganan bencana hidrometeorologi Kota Padang.
Satu-satunya Kepala Daerah di GSDC 2026, Fadly Amran Bawa Kisah Ketangguhan Padang ke Panggung Internasional
Riset Unand Ungkap Kearifan Lokal Minangkabau Jadi Solusi Hadapi Perubahan Iklim di Sumbar
Riset Unand Ungkap Kearifan Lokal Minangkabau Jadi Solusi Hadapi Perubahan Iklim di Sumbar
Cuaca Ekstrem Terjang Padang, Nelayan Diminta Tidak Melaut hingga 24 Juni
Cuaca Ekstrem Terjang Padang, Nelayan Diminta Tidak Melaut hingga 24 Juni
Petugas BPBD Kota Padang bersama unsur terkait melakukan assessment di lokasi tanah terban yang merusak dapur rumah warga di Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Padang Selatan.
Cuaca Ekstrem Melanda Padang, Tanah Terban Hancurkan Dapur Rumah Buruh di Teluk Bayur