Trotoar Ramah Pejalan Kaki Dibangun di Jalan Protokol, Pemko Padang Kejar Target Jelang Hari Jadi Kota

Pekerjaan perbaikan trotoar ramah pejalan kaki di Jalan Haji Agus Salim, Kota Padang, sebagai bagian dari program Padang Rancak.

Suasana pengerjaan proyek trotoar ramah pejalan kaki di salah satu ruas jalan protokol Kota Padang. Program yang merupakan bagian dari Padang Rancak ini difokuskan pada titik-titik strategis untuk menghadirkan fasilitas pejalan kaki yang lebih aman, nyaman, luas, dan representatif bagi masyarakat. (Dok. Diskominfo Padang)

Sumbardaily.com - Wajah sejumlah ruas jalan utama di Kota Padang mulai berubah. Di tengah aktivitas masyarakat yang semakin padat, Pemerintah Kota (Pemko) Padang mempercepat perbaikan dan pembangunan trotoar ramah pejalan kaki di sejumlah titik strategis.

Langkah ini bukan sekadar mempercantik kawasan perkotaan, tetapi juga menghadirkan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi masyarakat.

Pengerjaan fisik trotoar saat ini berlangsung di beberapa ruas jalan protokol, yakni Jalan Haji Agus Salim, kawasan Nipah, dan Jalan Ahmad Yani. Ketiga lokasi tersebut menjadi prioritas karena merupakan titik-titik krusial dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.

Program tersebut merupakan bagian dari implementasi Padang Rancak yang dicanangkan Wali Kota Padang, Fadly Amran.

Melalui program tersebut, Pemko Padang berupaya menghadirkan infrastruktur perkotaan yang lebih tertata sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas publik yang dapat dinikmati masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Malvi Hendri mengatakan, pembangunan trotoar yang sedang berjalan memang diarahkan untuk menghadirkan fasilitas yang lebih berpihak kepada pejalan kaki.

"Iya, untuk perbaikan trotoar ini sejalan dengan program Padang Rancak Bapak Wali Kota Padang yang mana kami harus menyediakan trotoar ramah pejalan kaki," ucapnya, Minggu (19/7/2026).

Menurutnya, pengerjaan saat ini dipusatkan pada ruas-ruas jalan protokol yang memiliki tingkat aktivitas tinggi sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

"Untuk saat ini kami fokus pada titik-titik yang krusial untuk jalan-jalan protokol. Nah, sekarang ini ada beberapa titik lokasi yang kita laksanakan seperti di Jalan Haji Agus Salim, dan juga di Nipah, dan juga ada beberapa titik lokasi lainnya di Ahmad Yani. Ini sedang dilaksanakan pekerjaannya, mudah-mudahan ini bisa kita segera selesaikan guna mendukung kegiatan hari jadi kota kita dan juga memang merupakan kegiatan yang penting untuk bisa dirasakan masyarakat tentunya," kata Malvi Hendri.

Percepatan penyelesaian proyek tersebut ditargetkan agar dapat mendukung penyelenggaraan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 tahun.

Selain itu, keberadaan trotoar yang representatif diharapkan mampu memberikan fasilitas yang lebih baik bagi masyarakat yang beraktivitas dengan berjalan kaki.

Keberadaan trotoar yang lebih representatif dinilai membawa dampak positif secara langsung.

Selain menghadirkan ruang pejalan kaki yang lebih luas, fasilitas tersebut juga memberikan rasa aman, nyaman, serta ruang gerak yang lebih lega bagi masyarakat ketika melintasi kawasan jalan protokol.

Perubahan itu mulai dirasakan warga. Salah satunya disampaikan Andika Putra Zainal yang menilai pembangunan trotoar di kawasan Jalan Haji Agus Salim memberikan kenyamanan lebih dibanding sebelumnya.

"Saya melihat pembangunan trotoar di sekitaran Jalan Haji Agus Salim ini, Alhamdulillah lumayan bagus. Ini memberikan tempat yang luas lah bagi pejalan kaki dan lega. Semoga Pemko Padang bisa lebih mempercantik lagi ke depannya trotoar-trotoar yang lain," imbuh Andika. (*)

Baca Juga

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir memimpin Upacara Peringatan Gugurnya Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan ke-79 di Lapangan Upacara Balai Kota Aie Pacah, Minggu (19/7/2026).
79 Tahun Setelah Gugur, Perjuangan Bagindo Aziz Chan Masih Menjadi Arah Pembangunan Kota Padang
Warga Padang Diingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Banjir dan Longsor Mengintai
Warga Padang Diingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Potensi Banjir dan Longsor Mengintai
Pemko Padang Ajukan Rancangan KUA-PPAS 2027, Belanja Daerah Diproyeksikan Rp2,7 Triliun
Pemko Padang Ajukan Rancangan KUA-PPAS 2027, Belanja Daerah Diproyeksikan Rp2,7 Triliun
Penyintas banjir bandang dan tanah longsor Batu Busuak berada di depan Hunian Sementara Layak Huni (Hunsela) di kawasan Rimbo Panjang, Kelurahan Lambung Bukit, Kota Padang, Jumat (17/7/2026).
Tak Lagi Hidup Nomaden, Penyintas Longsor Batu Busuak Syukuri Hunsela Bantuan Pemko Padang
Kepala Disdukcapil Kota Padang bersama jajaran memberikan penjelasan mengenai percepatan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kantor Disdukcapil Kota Padang.
Kartu Identitas Anak di Padang Tembus 70 Persen, Pemko Padang Siapkan Terobosan Baru ke Sekolah
Pemko Padang Keruk Sedimen Batang Arau, Antisipasi Banjir dan Sukseskan HJK ke-357
Pemko Padang Keruk Sedimen Batang Arau, Antisipasi Banjir dan Sukseskan HJK ke-357