Sumbardaily.com – Muaro Sasak menjadi pusat perhatian wisatawan saat Libur Lebaran dalam rangkaian Pesta Pantai di Pasaman Barat. Memasuki hari kedua pelaksanaan, kawasan pantai tersebut dipadati ribuan pengunjung yang datang dari berbagai daerah untuk menikmati suasana wisata pesisir.
Berdasarkan data yang disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat, Afrizal, jumlah pengunjung di Muaro Sasak mencapai sekitar 5.000 orang. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap destinasi tersebut selama momen libur Lebaran.
“Untuk Muaro Sasak, hari ini lebih kurang ada sekitar 5.000 pengunjung. Angka ini dipengaruhi oleh kondisi di lapangan, termasuk perbedaan tiket dibandingkan destinasi lain,” ujar Afrizal saat ditemui di Muaro Sasak, Senin (23/3/2026).
Selain Muaro Sasak, lonjakan wisatawan juga terjadi di sejumlah destinasi lain di Pasaman Barat. Kawasan Pohon Seribu mencatat sekitar 7.000 pengunjung, sementara Sikabau didatangi sekitar 6.000 wisatawan. Secara keseluruhan, tren kunjungan menunjukkan peningkatan signifikan sejak hari pertama pelaksanaan kegiatan.
Afrizal mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung berpotensi terus meningkat hingga akhir rangkaian Pesta Pantai. Ia berkaca pada pengalaman tahun sebelumnya, di mana puncak kunjungan biasanya terjadi pada hari-hari terakhir.
“Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, biasanya terjadi lonjakan pengunjung pada hari-hari akhir, baik dari dalam maupun luar daerah,” katanya.
Untuk menarik minat wisatawan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat menghadirkan berbagai atraksi dalam Pesta Pantai Muaro Sasak. Kegiatan tersebut meliputi penampilan seni budaya khas daerah, hiburan musik dari artis lokal, hingga keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui gerai “buka lapak”.
“Kami menampilkan seni budaya sebagai identitas daerah, menghadirkan hiburan artis lokal, serta membuka ruang bagi masyarakat melalui gerai UMKM atau ‘buka lapak’. Selain itu, tersedia juga wahana permainan anak dan penyewaan ATV di kawasan pantai,” jelas Afrizal.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil koordinasi lintas sektor yang melibatkan Sekretaris Daerah dan berbagai pihak terkait. Selain mempromosikan pariwisata, kegiatan ini juga bertujuan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.
Dari sisi keamanan, penyelenggaraan Pesta Pantai hingga hari kedua berjalan dengan kondusif. Tidak ditemukan adanya aksi premanisme maupun tindakan kriminal lainnya selama kegiatan berlangsung.
“Alhamdulillah, tidak ada kita temukan aksi premanisme atau kegiatan negatif lainnya. Semua berjalan aman dan tertib,” tegasnya.
Meski demikian, terdapat beberapa kendala kecil di lapangan, seperti laporan anak yang terpisah dari orang tua. Namun, kejadian tersebut dapat segera diatasi oleh petugas dalam waktu singkat.
“Memang ada laporan anak hilang karena kelalaian, tapi dalam hitungan menit bisa ditemukan kembali dalam keadaan aman,” ujarnya.
Pemerintah daerah juga mengimbau pengunjung untuk tetap menjaga keselamatan selama berada di kawasan pantai. Wisatawan diminta untuk tidak mandi di laut serta menghindari area berbahaya.
Selain itu, aspek kebersihan juga menjadi perhatian utama. Pihak penyelenggara telah menyiapkan sistem pengelolaan sampah dan melakukan penyisiran setiap hari guna menjaga kenyamanan lingkungan.
“Keselamatan dan kebersihan menjadi komitmen bersama. Kami juga telah menyiapkan sistem pengelolaan sampah dan akan melakukan penyisiran setiap hari,” kata Afrizal.
Melalui Pesta Pantai Muaro Sasak selama Libur Lebaran ini, Pemkab Pasaman Barat berharap sektor pariwisata daerah semakin berkembang sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat setempat. (*)
















