Menteri PU Sebut Perbaikan Irigasi Jadi Prioritas Pascabencana di Tanah Datar

Sumbardaily.com – Kerusakan jaringan irigasi akibat bencana alam di Kabupaten Tanah Datar menjadi perhatian utama pemerintah pusat.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa perbaikan irigasi dan akses jalan menjadi prioritas dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Dody Hanggodo saat melakukan peninjauan ke daerah terdampak bencana di Nagari Taluk, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (21/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, ia menyoroti pentingnya percepatan penanganan infrastruktur agar aktivitas pertanian masyarakat tidak terganggu.

Menurut Dody, pemulihan pascabencana harus segera dilakukan terutama pada sektor-sektor yang berkaitan langsung dengan ketahanan pangan.

Ia menilai keterlambatan penanganan irigasi dapat berdampak terhadap program swasembada pangan nasional yang tengah dijalankan pemerintah.

Berdasarkan laporan dari Wali Nagari Taluk, masyarakat di wilayah tersebut sudah mulai memasuki musim tanam. Namun, sejumlah jaringan irigasi masih mengalami kerusakan akibat bencana yang melanda beberapa waktu lalu.

Kondisi tersebut dinilai membutuhkan penanganan cepat agar distribusi air untuk lahan pertanian masyarakat kembali normal. Dody menegaskan, perbaikan irigasi menjadi langkah mendesak karena berkaitan langsung dengan produktivitas pertanian warga.

“Informasi dari wali nagari, masyarakat sudah mulai tanam dan irigasi juga dilaporkan rusak. Karena sudah musim tanam, maka perbaikan irigasi menjadi prioritas. Jangan sampai kita tidak bisa swasembada pangan program bapak presiden gara-gara kebencanaan alam ini,” ujarnya.

Selain fokus pada irigasi, Menteri PU juga menyoroti pentingnya percepatan pemulihan infrastruktur jalan yang terdampak bencana. Ia menegaskan, penanganan infrastruktur pascabencana kini dilakukan secara terpadu tanpa lagi dibatasi kewenangan pemerintah daerah maupun provinsi.

Menurutnya, seluruh pihak harus bergerak bersama sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah terdampak.

“Khusus untuk jalan dan irigasi, tidak ada lagi kewenangan kabupaten atau provinsi. Semuanya bekerja bersama-sama karena ini instruksi presiden,” katanya.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri PU ke wilayahnya. Ia berharap kehadiran pemerintah pusat dapat mempercepat penanganan kerusakan infrastruktur akibat bencana alam.

Menurut Eka Putra, arahan yang diberikan Menteri PU menjadi dorongan penting bagi seluruh pihak dalam mempercepat proses penanganan pascabencana di Tanah Datar.

“Tadi kami sudah mendengar arahan dari bapak menteri untuk penanganan pasca bencana ini kita semua bekerja sama,” katanya. (*)

Baca Juga

2 Pelajar di Tanah Datar Tewas Keracunan Asap Genset Saat Listrik Padam
2 Pelajar di Tanah Datar Tewas Keracunan Asap Genset Saat Listrik Padam
Sosialisasi Dana Kelapa Sawit di Ranah Pesisir, Petani Pesisir Selatan Didorong Maksimalkan Program
Sosialisasi Dana Kelapa Sawit di Ranah Pesisir, Petani Pesisir Selatan Didorong Maksimalkan Program
Jembatan Sitangkai–Tanjung Ampalu Ditutup Total, Retakan Besar Ancam Pengguna Jalan
Jembatan Sitangkai–Tanjung Ampalu Ditutup Total, Retakan Besar Ancam Pengguna Jalan
Urus Paspor di Tanah Datar Kini Makin Mudah, Ada Layanan di Istano Basa Pagaruyung
Urus Paspor di Tanah Datar Kini Makin Mudah, Ada Layanan di Istano Basa Pagaruyung
7 Jembatan di Nagari Taluak Tanah Datar Rusak Diterjang Luapan Batang Tompo, Penanganan Darurat Segera Disiapkan
7 Jembatan di Nagari Taluak Tanah Datar Rusak Diterjang Luapan Batang Tompo, Penanganan Darurat Segera Disiapkan
Sekolah Rakyat di Tanjung Alam Tanah Datar Segera Dibangun, Akses Jalan Jadi Prioritas Utama
Sekolah Rakyat di Tanjung Alam Tanah Datar Segera Dibangun, Akses Jalan Jadi Prioritas Utama