Sumbardaily.com - Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 menjadi momentum penguatan gerakan koperasi di Indonesia. Ribuan insan koperasi dari berbagai daerah berkumpul di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (12/7/2026), untuk mempertegas komitmen dalam membangun koperasi yang modern, profesional, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam agenda nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar turut menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan koperasi dengan menghadiri puncak peringatan Harkopnas ke-79. Kehadiran Bupati Tanah Datar Eka Putra menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang memiliki peran penting bagi pembangunan daerah.
Rangkaian kegiatan Harkopnas ke-79 diisi dengan berbagai agenda, mulai dari pameran produk koperasi, penyerahan penghargaan kepada insan koperasi, hingga penguatan komitmen bersama untuk mewujudkan koperasi yang semakin berdaya saing dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
Di sela-sela kegiatan, Bupati Eka Putra menegaskan bahwa koperasi tidak hanya berfungsi sebagai wadah usaha bersama, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya melalui tata kelola yang baik dan pengembangan usaha yang berkelanjutan.
"Koperasi harus menjadi solusi nyata bagi kesejahteraan anggotanya. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akan terus mendorong penguatan koperasi agar dikelola secara profesional, adaptif, dan mampu berkembang sesuai tantangan zaman," ujar Eka Putra.
Menurutnya, peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 harus menjadi penyemangat bagi seluruh koperasi di Kabupaten Tanah Datar untuk terus melakukan inovasi sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain dihadiri ribuan pelaku koperasi dari seluruh Indonesia, puncak Harkopnas ke-79 juga dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama jajaran Kabinet Merah Putih. Peringatan tahun ini mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya."
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah memilih langkah cepat dalam menjalankan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan di berbagai daerah.
"Pemerintah berharap peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 semakin memperkuat semangat berkoperasi serta mendorong peningkatan daya saing koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," kata Presiden.
Presiden juga menyampaikan harapannya agar percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mampu memperkuat ekonomi masyarakat melalui perluasan akses pembiayaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan bahwa koperasi tetap menjadi salah satu pilar utama perekonomian nasional yang memiliki posisi strategis dalam mendukung berbagai kebijakan pemerintah pada sektor-sektor prioritas.
"Kementerian Koperasi berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mengimplementasikan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk mengembalikan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional," tegas Ferry.
Ia mengatakan komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program penguatan koperasi, termasuk percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia, sekaligus memperluas ruang usaha koperasi pada berbagai sektor ekonomi.
Ferry juga memaparkan perkembangan pelaksanaan program tersebut. Hingga saat ini, sebanyak 83 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah berbadan hukum. Dari jumlah itu, sebanyak 15.845 koperasi telah memiliki bangunan fisik lengkap dengan gudang, gerai, dan sarana pendukung lainnya. Sementara itu, sebanyak 19.539 koperasi masih berada dalam tahap pembangunan.
Melalui peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah kembali menegaskan pentingnya memperkuat gerakan koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.
Momentum tersebut diharapkan mampu mendorong koperasi semakin profesional, adaptif, dan berdaya saing sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Tanah Datar. (*)
















