Sumbardaily.com, Padang Panjang – Konsep pelayanan satu atap melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) Padang Panjang menunjukkan dampak positif dalam memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan administrasi. Hal ini tercermin dari tingginya angka kunjungan yang mencapai 1.216 orang selama Januari 2025.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Fhandy Ramadhona mengungkapkan data tersebut pada Rabu (12/2/2025). Dalam paparannya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) menjadi instansi dengan kunjungan tertinggi, mencapai 728 kunjungan.
"Tingginya angka kunjungan ini mengindikasikan bahwa kehadiran MPP semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dengan menyediakan akses yang mudah dan cepat," jelas Fhandy.
Berdasarkan data yang dirilis, BPJS Ketenagakerjaan menempati posisi kedua dengan 170 kunjungan, diikuti PTSP dengan 89 kunjungan. BPJS Kesehatan membukukan 86 kunjungan, sementara Bank Nagari dan Samsat masing-masing mencatat 52 dan 49 kunjungan.
Layanan lainnya seperti PDAM dan Polres masing-masing melayani 29 dan 27 kunjungan. Sementara itu, BPKD dan Pengadilan Agama mencatat masing-masing 4 dan 2 kunjungan selama periode tersebut.
Fhandy menekankan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan koordinasi dengan seluruh instansi terkait. Langkah ini ditempuh untuk mengoptimalkan pelayanan MPP dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi secara lebih efektif.
Keberadaan MPP Padang Panjang dengan konsep pelayanan terpadu satu atap terbukti memberikan solusi praktis bagi masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih efisien dan terintegrasi. (red)
















