Kisah Menginspirasi Dokter Haji, Temukan Makna Kehidupan Saat Layani Jemaah di Tanah Suci

Kisah Menginspirasi Dokter Haji, Temukan Makna Kehidupan Saat Layani Jemaah di Tanah Suci

dr. Yelvi Novita Roza (Foto: Kanwil Kemenhaj dan Umrah Sumbar)

Sumbardaily.com – Bertugas melayani jemaah haji di Arab Saudi kerap identik dengan jadwal yang padat, cuaca ekstrem, dan tanggung jawab besar terhadap kesehatan para tamu Allah. Namun di balik berbagai tantangan tersebut, seorang dokter haji asal Indonesia justru merasakan pengalaman yang sulit dilupakan.

Adalah dr. Yelvi Novita Roza, tenaga kesehatan haji yang mengaku merasakan begitu banyak kemudahan dan pertolongan selama menjalankan tugas di Tanah Suci. Baginya, perjalanan ke Arab Saudi bukan sekadar menjalankan kewajiban profesi, tetapi juga menjadi perjalanan spiritual yang menghadirkan banyak pelajaran hidup.

Pengalaman itu ia ceritakan saat tiba di Asrama Haji, Jumat (12/6/2026). Dengan penuh rasa syukur, Yelvi mengungkapkan bahwa dirinya nyaris tidak merasakan kelelahan meskipun harus menjalani aktivitas yang sangat padat setiap hari.

"Arab Saudi itu tempat yang ajaib. Tidak terasa lelah meski aktivitas begitu padat. Semua pertolongan dari Tuhan terasa begitu nyata dan datang pada saat yang tepat," ungkapnya.

Pernyataan tersebut lahir dari pengalaman yang ia jalani selama mendampingi jemaah haji di Arab Saudi. Menurut Yelvi, berbagai situasi yang terjadi selama bertugas membuatnya semakin yakin bahwa pertolongan Allah hadir dalam berbagai bentuk, termasuk melalui kemudahan-kemudahan yang datang ketika dibutuhkan.

Ibadah Haji Menjadi Cermin Kehidupan

Bagi Yelvi, pengalaman selama berada di Makkah dan Madinah memberikan pemahaman baru tentang kehidupan. Ia menilai ibadah haji bukan hanya rangkaian ritual keagamaan, tetapi juga gambaran nyata perjalanan manusia dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, berbagai peristiwa yang dialami selama di Tanah Suci mengajarkan banyak hal tentang kesabaran, keikhlasan, kepedulian, serta pentingnya kebersamaan.

"Di sana kita belajar tentang kesabaran, keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan. Apa yang kita lakukan di Tanah Suci sebenarnya menggambarkan bagaimana kita menjalani kehidupan di Indonesia," tuturnya.

Pandangan tersebut semakin kuat karena selama menjalankan tugas, ia menyaksikan beragam kisah yang menurutnya sulit dijelaskan hanya dengan logika semata.

Di tengah kesibukan memberikan pelayanan kesehatan kepada jemaah dengan kondisi yang beragam, Yelvi justru merasa memperoleh kekuatan baru yang terus mengalir setiap hari. Waktu istirahat yang terbatas dan tuntutan untuk selalu siap membantu jemaah tidak pernah ia anggap sebagai beban yang memberatkan.

Sebaliknya, berbagai tantangan yang muncul seolah selalu diikuti oleh solusi yang datang pada waktu yang tepat.

Menemukan Keluarga Baru di Tanah Suci

Selain pengalaman spiritual, hal lain yang membekas dalam ingatan Yelvi adalah kuatnya rasa persaudaraan yang terjalin selama berada di Arab Saudi.

Menurutnya, perbedaan daerah asal, profesi, maupun latar belakang sosial seolah tidak lagi menjadi pembatas ketika seluruh orang berkumpul dengan tujuan yang sama, yaitu beribadah dan saling membantu.

"Banyak sekali pertolongan yang kami rasakan. Banyak pula saudara dan keluarga baru yang kami temukan. Di sana kita benar-benar merasakan arti keluarga dan kebersamaan, meskipun berasal dari daerah dan latar belakang yang berbeda," kenangnya.

Ia menilai Tanah Suci menjadi tempat di mana nilai-nilai kebersamaan tumbuh sangat kuat. Setiap orang berusaha membantu satu sama lain tanpa memandang asal-usul maupun status sosial.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu pelajaran paling berharga yang ia bawa pulang ke Indonesia setelah masa tugas berakhir.

Menyaksikan Dedikasi Tim Kesehatan Haji

Sebagai dokter kloter, Yelvi juga melihat secara langsung bagaimana pelayanan kesehatan haji Indonesia dijalankan di lapangan.

Menurutnya, pelayanan yang diterima para jemaah merupakan hasil kerja keras banyak pihak yang bekerja tanpa mengenal waktu demi memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Ia menyaksikan dedikasi luar biasa dari dokter, perawat, serta petugas kesehatan lainnya yang selalu siaga menghadapi berbagai kondisi darurat maupun keluhan kesehatan jemaah.

Ketika ada jemaah yang sakit, seluruh tim bergerak cepat memberikan penanganan sesuai kebutuhan.

"Kami berusaha melayani sepenuh hati. Ketika jemaah sakit, seluruh tim bergerak cepat. Alhamdulillah, banyak jemaah yang kondisinya membaik setelah mendapatkan penanganan," ujarnya.

Menurut Yelvi, semangat melayani yang dimiliki seluruh petugas menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan para jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Kemudahan yang Tak Pernah Dibayangkan

Di balik kesibukan melayani jemaah, Yelvi juga mengalami sejumlah momen istimewa yang hingga kini masih tersimpan kuat dalam ingatannya.

Beberapa pengalaman yang ia alami bahkan sulit dijelaskan secara rasional. Salah satunya adalah kesempatan memasuki Raudhah tanpa harus melewati antrean panjang seperti yang umumnya terjadi.

Tidak hanya itu, ia juga mendapatkan kemudahan ketika dapat mendekati dan menyentuh Ka'bah tanpa mengalami kesulitan berarti.

Pengalaman tersebut menjadi momen yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

"Banyak hal luar biasa yang saya alami di sana. Rasanya seperti mendapatkan undangan khusus dari Allah. Semua terjadi begitu saja dan meninggalkan rasa syukur yang mendalam," katanya.

Momen-momen itu semakin memperkuat keyakinannya bahwa berbagai kemudahan yang diperoleh selama berada di Tanah Suci merupakan anugerah yang patut disyukuri.

Membawa Pulang Pelajaran Hidup

Meski telah kembali ke Tanah Air, kenangan selama bertugas di Arab Saudi masih tersimpan kuat dalam benak Yelvi.

Ia merasa tidak hanya membawa pulang pengalaman profesional sebagai tenaga kesehatan haji, tetapi juga membawa banyak pelajaran hidup yang berharga.

Baginya, Tanah Suci bukan sekadar tempat untuk melaksanakan ibadah. Lebih dari itu, tempat tersebut menjadi ruang pembelajaran yang mengajarkan manusia untuk lebih dekat dengan sesama sekaligus memperkuat hubungan dengan Sang Pencipta.

Pengalaman melayani jemaah haji membuatnya semakin memahami arti ketulusan dalam membantu orang lain. Ia juga semakin yakin bahwa setiap bentuk pengabdian yang dilakukan dengan ikhlas akan selalu diiringi oleh kemudahan yang tidak terduga.

"Yang paling saya syukuri bukan hanya bisa bertugas dan melayani jemaah, tetapi juga pelajaran hidup yang saya dapatkan. Di sana saya belajar bahwa ketika kita ikhlas membantu orang lain, Allah akan menunjukkan begitu banyak jalan kemudahan yang tidak pernah kita duga sebelumnya," pungkasnya.

Bagi Yelvi Novita Roza, pengalaman bertugas melayani jemaah haji di Tanah Suci akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya. Di balik tugas kemanusiaan yang dijalankan, ia menemukan makna pengabdian, persaudaraan, serta keyakinan bahwa pertolongan Allah selalu hadir bagi mereka yang melayani sesama dengan tulus dan ikhlas. (*)

Baca Juga

Silly Aguspa Ungkap Pengalaman Haji yang Tak Terlupakan, Makanan Berlimpah hingga Es Krim di Mana-Mana
Silly Aguspa Ungkap Pengalaman Haji yang Tak Terlupakan, Makanan Berlimpah hingga Es Krim di Mana-Mana
Tangis Jemaah Haji Kloter 14 Padang Pecah Jelang Armuzna, Suasana Haru Selimuti Hotel di Makkah
Tangis Jemaah Haji Kloter 14 Padang Pecah Jelang Armuzna, Suasana Haru Selimuti Hotel di Makkah
Jemaah Haji Pasaman Wafat di Tanah Suci, Petugas Diminta Lebih Aktif Visit Kamar
Jemaah Haji Pasaman Wafat di Tanah Suci, Petugas Diminta Lebih Aktif Visit Kamar
Fikih Haid Jadi Pertanyaan Terbanyak Jemaah, Kloter 14 Padang Gelar Bimbingan Khusus di Makkah
Fikih Haid Jadi Pertanyaan Terbanyak Jemaah, Kloter 14 Padang Gelar Bimbingan Khusus di Makkah
Transformasi Haji 2026, PPIH Arab Saudi Digitalisasi 1,19 Juta Boks Makanan Jemaah
Transformasi Haji 2026, PPIH Arab Saudi Digitalisasi 1,19 Juta Boks Makanan Jemaah
Kulsum Subuh di Makkah Perkuat Mental Jemaah Haji Embarkasi Padang Jelang Armuzna
Kulsum Subuh di Makkah Perkuat Mental Jemaah Haji Embarkasi Padang Jelang Armuzna