Sumbardaily.com, Padang – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, turun langsung meninjau kondisi warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (13/12/2025). Kunjungan tersebut menjadi bentuk kehadiran negara dalam memastikan masyarakat yang terdampak bencana mendapatkan perhatian serta dukungan pemulihan secara nyata.
Dalam peninjauan itu, Ahmad Muzani didampingi Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy. Lokasi yang dikunjungi berada di Komplek Grya Permata 1 RT 004/RW 001, Kelurahan Tabing Banda Gadang, salah satu kawasan yang terdampak cukup parah akibat banjir bandang.
Ahmad Muzani menegaskan bahwa kehadirannya di Sumbar merupakan wujud keseriusan pemerintah pusat dalam merespons bencana yang menimpa masyarakat. Ia ingin memastikan bahwa negara hadir dan masyarakat tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah.
“Kita ingin memastikan masyarakat yang tertimpa musibah tidak merasa sendiri. Negara, melalui eksekutif dan legislatifnya, akan bahu-membahu bersama masyarakat untuk memulihkan kondisi,” ujar Ahmad Muzani saat berdialog dengan warga terdampak.
Sebagai bentuk empati dan dukungan konkret, Ahmad Muzani menyerahkan bantuan sembako sebanyak dua truk. Bantuan tersebut disalurkan melalui posko logistik bencana di Komplek Grya Permata 1 dan diperuntukkan bagi warga yang terdampak banjir.
Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Muzani juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar dan seluruh pihak yang telah bergerak cepat dalam penanganan banjir bandang. Ia berharap proses pemulihan dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas normal.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menyampaikan bahwa Pemprov Sumbar terus menjalin koordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam menangani dampak bencana banjir di Kota Padang. Menurutnya, penanganan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tahap darurat hingga pascarehabilitasi dan rekonstruksi.
“Kami memastikan penanganan darurat berjalan, mulai dari evakuasi warga, pemenuhan kebutuhan logistik, hingga pembersihan lingkungan pascabanjir. Kolaborasi dengan seluruh pihak terus kami lakukan agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera berjalan sesuai harapan,” ujar Vasko.
Ia menambahkan, kehadiran Ketua MPR RI di lokasi bencana menjadi dukungan moral bagi masyarakat serta penguat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi dampak bencana.
Berdasarkan data di lapangan, Komplek Grya Permata 1 dihuni oleh 68 kepala keluarga atau sebanyak 258 jiwa. Banjir bandang menyebabkan 65 rumah dan satu masjid terdampak. Dari jumlah tersebut, 10 rumah mengalami kerusakan ringan, sementara 55 rumah lainnya mengalami kerusakan sedang. (red)
















