Sumbardaily.com, Solok – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur yang menghubungkan Solok–Ombilin, tepatnya di jalan umum Jorong Piliang Gadang, Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar.
Peristiwa ini menarik perhatian karena sebuah minibus Toyota Raize terpental hingga masuk ke perairan Danau Singkarak setelah bertabrakan dengan truk mixer beton.
Kasatlantas Polres Tanah Datar, Iptu Andri Perkasa, membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan rangkaian awal kecelakaan.
Menurutnya, minibus Toyota Raize dengan nomor polisi BA 1504 RYZ yang dikemudikan Hana Dinda Aisyah (20), mahasiswi asal Jakarta Timur, melaju dari arah Solok menuju Ombilin Jumat (14/11/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.
Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi berusaha mendahului kendaraan di depannya.
Namun, pada waktu bersamaan, melaju truk Concrete Mixer Hino BA 8540 PU dari arah berlawanan yang dikemudikan Syawal (53). Kedua kendaraan tidak dapat menghindar karena jarak yang sudah terlalu dekat, sehingga tabrakan keras pun terjadi.
“Benturan tidak terhindarkan karena kedua kendaraan sudah berada pada jarak yang sangat dekat,” jelas Andri.
Dampak dari benturan tersebut, Toyota Raize terpental cukup jauh ke sisi kiri jalan dan langsung terjun ke Danau Singkarak yang berada persis di tepi jalur tersebut.
Petugas dan warga setempat segera melakukan evakuasi terhadap korban dan kendaraan yang tenggelam sebagian.
Akibat insiden ini, pengemudi minibus, Hana Dinda Aisyah, mengalami luka-luka. Penumpangnya, Muhammad Iqbal (20), mahasiswa asal Pesisir Selatan, juga mengalami cedera pada kaki kiri dan sejumlah luka lainnya.
Keduanya telah dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu, sopir truk mixer, Syawal, dinyatakan selamat tanpa luka serius.
Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan dan telah diamankan di Kantor Satlantas Polres Tanah Datar guna kepentingan penyelidikan.
Polisi kini mendalami faktor penyebab kecelakaan, termasuk kecepatan kendaraan dan kondisi lalu lintas saat kejadian.
Iptu Andri mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati ketika ingin menyalip kendaraan lain, terutama di jalur dengan pandangan terbatas.
“Pengguna jalan harus memastikan kondisi benar-benar aman sebelum mendahului, khususnya di ruas yang rawan seperti ini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga batas kecepatan dan kewaspadaan terhadap arus kendaraan dari arah berlawanan. (red)
















