Sumbardaily.com, Padang - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) II Sumatera Barat (Sumbar) memperkuat tekadnya menghadirkan sistem transportasi berkualitas tinggi dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang ke-117.
Upaya ini dilakukan sebagai wujud dedikasi perusahaan dalam menyediakan sarana mobilitas yang dapat diandalkan, terjamin keamanannya, serta mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
Kondisi mobilitas masyarakat yang terus berkembang dan tantangan transportasi masa kini tidak menyurutkan peran strategis perkeretaapian di Sumbar.
Moda transportasi rel ini tetap menjadi andalan utama warga dalam melakukan perjalanan dengan tingkat kenyamanan dan efisiensi yang optimal.
Tiga layanan andalan yang dioperasikan setiap hari meliputi KA Pariaman Ekspres, Minangkabau Ekspres, dan KA Lembah Anai.
Layanan KA Pariaman Ekspres menjalankan 10 kali perjalanan harian yang menghubungkan berbagai stasiun strategis mulai dari Paulima, Kampung Jua, Padang, Alai, Air Tawar, Tabing, Lubuk Buaya, Duku, Pasar Usang, Lubuk Alung, Pauhkambar, Kuraitaji, Cimparuh, hingga Pariaman Naras.
Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres melayani 12 perjalanan setiap harinya dengan rute yang mencakup stasiun BIM, Duku, Tabing, Air Tawar, Alai, Padang, Tarandam, dan Pulau Aie.
Adapun KA Lembah Anai beroperasi dengan 6 kali perjalanan yang menghubungkan stasiun Kayutanam, Sicincin, Lubuk Alung, Pasar Usang, dan Duku.
Ketiga layanan transportasi tersebut telah menjadi pondasi utama mobilitas harian berbagai kalangan masyarakat, termasuk para pelajar, pekerja, maupun wisatawan domestik yang membutuhkan sarana transportasi terpercaya.
Kepala Hubungan Masyarakat (Kahumas) KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menerangkan bahwa momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi pendorong utama dalam mengoptimalkan standar pelayanan.
Menurutnya, pihaknya senantiasa mengutamakan ketepatan jadwal operasional, aspek keselamatan, serta kenyamanan seluruh penumpang sebagai prioritas utama.
"Upaya ini merupakan manifestasi konkret dari jiwa kebangkitan, di mana layanan untuk publik wajib mengalami peningkatan berkelanjutan dan dapat menjangkau seluruh elemen masyarakat," kata Reza.
KAI Divre II juga mencatat perkembangan menggembirakan dari volume penumpang harian, khususnya pada periode akhir pekan dan musim liburan.
Data ini mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap layanan perkeretaapian yang disediakan.
Fasilitas di berbagai stasiun, kebersihan rangkaian kereta, dan kemudahan akses terus mengalami perbaikan secara berkelanjutan.
Dalam era digitalisasi layanan melalui platform aplikasi pembelian tiket elektronik, KAI Divre II Sumbar tetap mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal dan sikap pelayanan yang ramah sebagai karakteristik khas budaya Minangkabau.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini menjadi momen penting bagi seluruh pegawai perkeretaapian di Sumbar untuk melanjutkan misi pembangunan dengan semangat pengabdian, menjalin konektivitas, dan mengangkat potensi daerah melalui sistem transportasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Pada akhir keterangannya, Reza menyampaikan pesan dari Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (Persero), Didiek Hartantyo, yang menyatakan bahwa Hari Kebangkitan Nasional mengingatkan bahwa kebangkitan merupakan keputusan sadar untuk melakukan perubahan.
Di lingkungan KAI, transformasi bukan hanya sekadar program, melainkan tekad bersama untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, berinovasi secara berkelanjutan, dan membangun bangsa dari dalam.
"Mari kita jaga semangat persatuan, keberanian menolak stagnasi, dan membangun komitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui transportasi yang lebih baik dan berkelanjutan," tutup Reza mengutip pernyataan Didiek Hartantyo. (red)















