Sumbardaily.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Padang pada awal pekan memicu banjir di sejumlah kawasan permukiman. Kondisi tersebut tidak hanya menyebabkan genangan air, tetapi juga mengganggu aktivitas warga dan berdampak pada permukiman masyarakat.
Situasi itu mendapat respons dari Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara (PPN Sumbagut). Mereka bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak banjir sebagai bagian dari respons terhadap kondisi darurat di sekitar wilayah operasionalnya.
Banjir yang terjadi pada Senin (3/8/2026) setelah curah hujan tinggi membuat debit air meningkat. Sejumlah kawasan di Kota Padang kemudian terdampak genangan dengan ketinggian yang cukup tinggi. Tiga wilayah yang disebut terdampak yakni Kecamatan Kuranji, Air Pacah dan Koto Tangah.
Dampak banjir membuat kebutuhan dasar masyarakat menjadi salah satu perhatian dalam masa tanggap darurat dan pemulihan awal.
Pertamina Patra Niaga Sumbagut kemudian menyiapkan bantuan untuk warga yang berada di kawasan terdampak tersebut.
Sebanyak 100 paket sembako serta kebutuhan untuk ibu dan anak disalurkan kepada masyarakat. Bantuan itu diberikan pada Rabu (5/8/2026) dengan melibatkan pemerintah daerah setempat.
Penyaluran tersebut diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama menghadapi kondisi pasca banjir.
Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Air Pacah, Maria Susanti, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pertamina terhadap masyarakat yang terdampak banjir. Menurutnya, bantuan yang diberikan memiliki manfaat bagi warga di tengah kondisi setelah bencana.
"Penghargaan setinggi-tingginya kami berikan atas kepedulian Pertamina kepada masyarakat kami yang terdampak banjir. Terimakasih atas perhatian dan bantuannya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat kami," ujar Maria.
Respons tersebut menunjukkan bahwa dampak hujan deras dan cuaca ekstrem di Kota Padang tidak hanya menjadi persoalan gangguan aktivitas, tetapi juga berimbas langsung terhadap kebutuhan masyarakat di kawasan pemukiman.
Bagi warga yang terdampak, bantuan kebutuhan pokok dan kebutuhan ibu serta anak menjadi bagian penting dalam menghadapi masa tanggap darurat.
Karena itu, penyaluran bantuan dilakukan setelah banjir melanda sejumlah wilayah pada Senin (3/8/2026) dan dilaksanakan dua hari kemudian.
Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam situasi tersebut merupakan bagian dari komitmen sosial dan lingkungan.
Pertamina, katanya, tidak hanya menjalankan peran dalam distribusi energi, tetapi juga memiliki tanggung jawab terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Melalui aksi tanggap bencana ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memperkuat sinergi dan hubungan baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Pertamina hadir tidak hanya sebagai penyedia energi nasional, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan sekitar,” kata Fahrougi, Kamis (5/8/2026).
Bantuan yang disalurkan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menjadi bagian dari respons kemanusiaan setelah banjir menerjang sejumlah wilayah Kota Padang.
Dengan menyasar tiga kawasan terdampak, yakni Kuranji, Air Pacah, dan Koto Tangah, sebanyak 100 paket kebutuhan dasar diberikan kepada masyarakat dalam masa tanggap darurat dan pemulihan awal.
Peristiwa banjir tersebut sebelumnya dipicu oleh tingginya curah hujan yang menyebabkan peningkatan debit air. Kondisi itu kemudian memicu genangan di sejumlah kawasan permukiman dan mengganggu aktivitas warga.
Di tengah kondisi tersebut, keterlibatan Pertamina tidak hanya berkaitan dengan distribusi energi. Perusahaan juga menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan melalui bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Langkah itu sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat ketika menghadapi dampak banjir. Bantuan sembako serta kebutuhan ibu dan anak diharapkan dapat membantu warga melewati masa awal setelah banjir hingga proses pemulihan berjalan. (*)
















