Pertamina Patra Niaga Sumbagut Dorong Pelajar jadi Agen Perubahan Lewat Program Cadiak Pandai

Peluncuran Program Cadiak Pandai Goes to School di SMPN 1 Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, PKBI Sumatera Barat dan UKASEMA.

Pertamina Patra Niaga Sumbagut melalui AFT Minangkabau bersama PKBI Sumatera Barat (Sumbar) dan UKASEMA meluncurkan Program Cadiak Pandai Goes to School di SMPN 1 Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman. (Dok. PPN Sumbagut)

Sumbardaily.com - Upaya membentuk remaja yang tidak hanya sehat, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan dimulai dari lingkungan sekolah. Pertamina Patra Niaga Sumbagut melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Minangkabau bersama Persatuan Keluarga Berencana Indonesia Sumatera Barat (PKBI Sumbar) dan UKASEMA meluncurkan Program Cadiak Pandai Goes to School di SMPN 1 Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut tidak berhenti pada pemberian pengetahuan kepada siswa. Para pelajar juga diarahkan agar mampu meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada teman sebaya, keluarga, hingga masyarakat.

Di saat yang bersamaan, mereka didorong membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Program Cadiak Pandai Goes to School merupakan pengembangan dari Program Cadiak Pandai yang sebelumnya telah dijalankan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut.

Dalam pelaksanaannya, Pertamina menggandeng PKBI Sumatera Barat dan UKASEMA dengan mengintegrasikan tiga pilar utama.

Ketiga pilar tersebut meliputi edukasi kesehatan reproduksi remaja, pemahaman mengenai gizi seimbang dan pencegahan stunting, serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Materi tersebut kemudian dipadukan dengan pembentukan karakter yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Dengan pendekatan berbasis sekolah, program ini menempatkan siswa bukan hanya sebagai penerima edukasi.

Mereka juga dipersiapkan menjadi bagian dari penggerak perubahan melalui pengukuhan Remaja Sahabat Lingkungan sebagai agen edukasi di lingkungan sekolah.

Rangkaian peluncuran di SMPN 1 Ulakan Tapakis diawali dengan seremoni, penandatanganan komitmen bersama, dan pengukuhan Remaja Sahabat Lingkungan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi edukasi interaktif mengenai kesehatan reproduksi remaja, gizi seimbang, dan PHBS.

Camat Ulakan Tapakis, Efineldi menilai program tersebut menjadi bentuk kolaborasi yang dapat memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia remaja.

"Pemerintah Kecamatan Ulakan Tapakis menyambut baik peluncuran Program Cadiak Pandai Goes to School sebagai bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha dan organisasi masyarakat dalam mempersiapkan generasi muda yang berkualitas," katanya, Kamis (5/8/2026).

"Kami mengapresiasi komitmen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui program TJSL yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga investasi pada pembangunan sumber daya manusia. Semoga program ini dapat terus berlanjut, memberikan manfaat yang luas, dan menjadi model yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Padang Pariaman," sambung Efineldi.

Dari sisi sekolah, SMPN 1 Ulakan Tapakis menjadi mitra utama untuk menjaga agar program tidak berhenti setelah kegiatan peluncuran. Implementasi kegiatan akan dilanjutkan melalui berbagai aktivitas edukatif di lingkungan sekolah.

Kepala SMPN 1 Ulakan Tapakis, Arman mengatakan, program tersebut selaras dengan kebutuhan peserta didik karena menyentuh aspek kesehatan sekaligus pembentukan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, PKBI Sumatera Barat, dan UKASEMA yang telah memilih SMPN 1 Ulakan Tapakis sebagai sekolah pelaksana Program Cadiak Pandai Goes to School. Program ini sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini karena tidak hanya memberikan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi, gizi seimbang, serta perilaku hidup bersih dan sehat, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap para siswa dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat, sehingga budaya hidup sehat dan peduli lingkungan dapat tumbuh secara berkelanjutan," ucapnya.

Melalui pola tersebut, manfaat program diharapkan tidak hanya dirasakan oleh siswa yang mengikuti kegiatan.

Pengetahuan mengenai kesehatan dan perilaku hidup bersih dapat dibawa ke lingkungan keluarga dan masyarakat, sementara kepedulian terhadap lingkungan diharapkan berkembang menjadi bagian dari karakter peserta didik.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa keberhasilan program TJSL tidak semata-mata dilihat dari pelaksanaan kegiatan, tetapi dari perubahan yang dapat bertahan dalam kehidupan masyarakat.

"Bagi kami, keberhasilan program TJSL tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari perubahan positif yang mampu tumbuh dan berlanjut di tengah masyarakat. Melalui CADIAK PANDAI Goes to School, kami ingin membangun fondasi yang kuat bagi lahirnya generasi yang sehat, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan. Kami berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus berkembang sehingga inisiatif ini mampu menginspirasi dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat," kata Fahrougi.

Program Cadiak Pandai Goes to School sekaligus membuka peluang untuk diterapkan di sekolah-sekolah lain. Dengan penguatan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat, inisiatif tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem pembelajaran yang mendukung lahirnya remaja sehat, berkarakter, serta memiliki kepedulian sosial dan lingkungan.

Program tersebut juga diarahkan untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

"Kontribusinya mencakup Kehidupan Sehat dan Sejahtera (SDG 3), Pendidikan Berkualitas (SDG 4), Kesetaraan Gender (SDG 5), Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (SDG 12), serta Penanganan Perubahan Iklim (SDG 13)," katanya.

Dengan demikian, kata pria yang akrab disapa Ogi tersebut, peluncuran di SMPN 1 Ulakan Tapakis menjadi bagian dari upaya membangun perubahan dari lingkungan sekolah.

"Siswa ditempatkan sebagai pihak yang tidak hanya menerima pengetahuan, tetapi juga memiliki peran untuk membawa pesan hidup sehat dan kepedulian lingkungan ke lingkaran yang lebih luas," tuturnya. (*)

Baca Juga

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyalurkan bantuan berupa 100 paket sembako serta kebutuhan ibu dan anak kepada warga terdampak banjir di Kota Padang.
Banjir Rendam Sejumlah Kawasan di Padang, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Kirim 100 Paket Bantuan
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Lakukan Mitigasi Operasional SPBU Terdampak Banjir di Padang
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Lakukan Mitigasi Operasional SPBU Terdampak Banjir di Padang
Manajemen Pertamina Patra Niaga melakukan peninjauan langsung ke SPBU di Sumatera Utara untuk memastikan pelayanan, stok, dan distribusi BBM berjalan optimal.
Cek Langsung ke SPBU, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Pastikan Pasokan BBM Aman di Sumut
Mobil tangki Pertamina menyalurkan BBM sebagai bagian dari penguatan monitoring distribusi energi oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut di Jalinsum dan wilayah operasional Sumatera Bagian Utara.
Jalinsum jadi Nadi Distribusi BBM, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Pengawasan Operasional
Per 14 Juli 2026, Harga Bright Gas di Sumbagut Alami Penurunan Harga
Per 14 Juli 2026, Harga Bright Gas di Sumbagut Alami Penurunan Harga
Pertamina Patra Niaga Operasionalkan Terminal BBM dan SPBU 24 Jam
Pertamina Patra Niaga Operasionalkan Terminal BBM dan SPBU 24 Jam