Sumbardaily.com, Padang - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) menyelenggarakan program Medical Check Up (MCU) tahunan bagi seluruh pegawainya.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Pusako Bundo, Kantor KAI Divre II Sumbar ini dijadwalkan dari 17 hingga 28 Februari 2025.
Kepala Hubungan Masyarakat KAI Divre II Sumbar, M As'ad Habibuddin, menjelaskan bahwa program MCU ini dirancang berbasis risiko, disesuaikan dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing pegawai.
"Setiap posisi, mulai dari masinis, kondektur, hingga teknisi KA, memiliki profil risiko kesehatan yang berbeda. MCU ini memastikan setiap pegawai memenuhi standar kesehatan sesuai bidang tugasnya," ujarnya.
Program pemeriksaan kesehatan ini mencakup 12 aspek utama. Dimulai dari pengambilan sampel darah dan urine untuk analisis laboratorium, pemeriksaan jantung melalui EKG, hingga tes visus mata untuk memastikan ketajaman penglihatan.
Pegawai juga menjalani pengukuran antropometri meliputi tinggi badan, berat badan, dan perhitungan Body Mass Index (BMI).
Rangkaian pemeriksaan dilengkapi dengan rontgen untuk mendeteksi kelainan pada organ dalam, pengukuran tekanan darah dan kadar oksigen, serta pemeriksaan gigi menyeluruh.
Tes buta warna dan audiometri juga menjadi komponen penting, terutama bagi pegawai yang bertugas di bidang operasional. Seluruh pemeriksaan diakhiri dengan evaluasi menyeluruh oleh dokter.
"MCU tahunan ini memiliki tiga tujuan utama," jelas As'ad. "Pertama, mendeteksi potensi masalah kesehatan sejak dini. Kedua, mencegah berkembangnya penyakit kronis. Ketiga, mendorong pegawai untuk menerapkan pola hidup sehat."
Selain MCU tahunan, KAI Divre II Sumbar juga menerapkan sistem pemeriksaan kesehatan harian bagi Awak Sarana Perkeretaapian (ASP).
Pemeriksaan ini wajib dilakukan sebelum petugas memulai shift kerja, mencakup masinis, asisten masinis, kondektur, Polsuska, teknisi kereta api, dan security.
Pemeriksaan pra-tugas meliputi anamnesis untuk menilai kesiapan fisik dan mental, pengecekan tanda vital seperti tekanan darah dan denyut nadi, serta tes laboratorium sederhana.
Tes alkohol, pemeriksaan kadar gula darah, dan pengukuran saturasi oksigen menjadi parameter standar dalam pemeriksaan ini.
Sebagai bagian dari upaya mencegah penyalahgunaan zat terlarang, KAI juga secara berkala melaksanakan tes narkoba bagi seluruh pegawai.
Langkah ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menyediakan sumber daya manusia yang kompeten dan bertanggung jawab.
"Melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan ini, kami berupaya memastikan setiap pegawai KAI Divre II Sumbar dapat memberikan pelayanan terbaik dengan kondisi kesehatan yang optimal," tutup As'ad.
Program ini menjadi bagian integral dari strategi perusahaan dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
















