Sumbardaily.com - Sebanyak 24 tim futsal tingkat SLTA se-Kabupaten Pasaman Barat mulai bersaing dalam Turnamen Futsal Aliansi Mahasiswa Pasaman Barat (AMPB) Cup 2. Kompetisi yang memperebutkan Piala Bupati Pasaman Barat itu resmi dibuka di Latifa Futsal Centre, Sabtu (5/9/2026).
AMPB Cup 2 Pasaman Barat tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk menyalurkan kemampuan di bidang olahraga. Turnamen berlangsung selama dua hari, yakni 5 hingga 6 September 2026, dengan peserta yang berasal dari sekolah tingkat SLTA di seluruh Kabupaten Pasaman Barat.
Kegiatan yang mengusung tema “Pemuda Bersatu, Pasaman Barat Maju” itu dibuka oleh Bupati Pasaman Barat melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pasaman Barat, Muharram.
Dalam sambutannya, Muharram menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kompetisi yang melibatkan para pelajar tersebut. Menurutnya, turnamen futsal dapat menjadi salah satu kegiatan yang memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun hubungan antarpelajar.
Ia juga berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada penyelenggaraan AMPB Cup 2. Kompetisi olahraga tersebut diharapkan dapat menjadi agenda yang digelar secara berkelanjutan setiap tahun sehingga generasi muda Pasaman Barat memiliki ruang untuk menjalankan aktivitas yang positif dan mengembangkan kreativitas.
“Turnamen ini bukan sekadar tentang kalah dan menang. Yang terpenting adalah pengalaman, kebersamaan, serta kesempatan untuk saling mengenal dan menjalin persaudaraan melalui olahraga,” ujar Muharram.
Muharram turut mengingatkan para peserta agar menjalankan pertandingan dengan menjunjung sportivitas. Setiap pemain diminta menaati ketentuan pertandingan dan mempertahankan semangat positif selama kompetisi berlangsung.
Menurutnya, kegiatan olahraga juga memiliki peran dalam pembentukan karakter generasi muda. Aktivitas tersebut dapat menjadi sarana bagi pelajar untuk membangun karakter sekaligus mengurangi kemungkinan terpengaruh berbagai dampak negatif dari lingkungan.
Dukungan terhadap penyelenggaraan AMPB Cup 2 juga disampaikan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pasaman Barat. Dalam kegiatan tersebut, KONI Pasaman Barat diwakili Kenzi.
Kenzi menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan turnamen futsal yang mempertemukan tim-tim pelajar SLTA tersebut. Ia menilai kompetisi seperti AMPB Cup 2 tidak hanya berkaitan dengan aktivitas olahraga, tetapi juga dapat mendukung kesehatan dan pembentukan karakter generasi muda.
Selain itu, turnamen tersebut dinilai dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sarana untuk menemukan pemain futsal yang memiliki potensi. Para pemain yang tampil dalam kompetisi dapat menjadi bagian dari proses pencarian bibit atlet yang nantinya berpeluang membawa nama Pasaman Barat dalam bidang olahraga.
“Turnamen seperti ini menjadi wadah positif bagi generasi muda sekaligus sarana untuk menjaring pemain-pemain potensial yang ke depan dapat berprestasi membawa nama Pasaman Barat,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Turnamen AMPB Cup 2, Ridho Kurnia, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ridho menjelaskan, AMPB Cup 2 sebelumnya direncanakan digelar pada Agustus. Pelaksanaan pada bulan tersebut disiapkan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam kompetisi kali ini, panitia juga menyiapkan hadiah bagi tim yang berhasil menjadi pemenang. Juara pertama akan memperoleh hadiah sebesar Rp5 juta, sedangkan juara kedua mendapatkan Rp3 juta.
Tidak hanya hadiah untuk dua tim terbaik, panitia juga menyediakan penghargaan dalam sejumlah kategori individu dan pendukung pertandingan. Penghargaan tersebut meliputi best supporter, best keeper, dan top scorer.
Dengan melibatkan 24 tim dari sekolah tingkat SLTA se-Pasaman Barat, AMPB Cup 2 diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi untuk menentukan pemenang. Penyelenggara juga menempatkan kegiatan tersebut sebagai ruang bagi pelajar untuk bertemu, berkompetisi, dan menjalankan aktivitas olahraga bersama.
Ridho berharap AMPB Cup dapat berkembang menjadi agenda tahunan. Menurutnya, keberlanjutan kegiatan tersebut penting agar generasi muda Pasaman Barat memiliki ruang untuk melakukan kegiatan yang positif.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar generasi muda memiliki ruang untuk berkegiatan secara positif dan terhindar dari berbagai pengaruh negatif,” tegasnya.
Turnamen yang berlangsung selama dua hari itu pun menjadi salah satu wadah bagi pelajar Pasaman Barat untuk mengembangkan kemampuan melalui kompetisi futsal, sekaligus membangun kebersamaan dan silaturahmi antarpelajar. (*)
















