Sumbardaily.com, Padang - Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang meningkatkan pengawasan dan pengamanan di berbagai sektor, mulai dari pasar tradisional hingga lingkungan pemukiman warga.
Upaya tersebut dilakukan melalui Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Singgalang 2026 yang telah berjalan sekitar satu minggu sebelum Ramadan. Operasi ini menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Muhammad Yasin, menyampaikan bahwa salah satu fokus pengawasan adalah pemantauan bahan-bahan pokok penting di pasar-pasar besar untuk menjaga stabilitas pangan.
"Kemudian, lebih dari pada itu, untuk kegiatan di Pasar, untuk menjaga stabilitas pangan, kami dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang juga melakukan kegiatan pemantauan dan pengawasan terkait bahan-bahan pokok penting di pasar-pasar besar yang ada di Kota Padang," katanya.
Selain itu, polisi juga melakukan penindakan terhadap aksi premanisme. Sekitar 50 orang yang terindikasi melakukan tindakan tersebut diamankan di kawasan Pasar Raya Padang.
"Kemudian, menyikapi dengan adanya Ramadan, kami juga telah melakukan kegiatan dengan mengamankan kurang lebih 50 orang yang terindikasi melakukan aksi premanisme di Pasar Raya Padang," ungkapnya.
Dalam rangka menjaga keamanan rumah warga, Polresta Padang mengimbau masyarakat yang akan meninggalkan rumah dalam jangka waktu lama agar melapor kepada RT, tetua nagari, atau petugas pengamanan setempat. Data tersebut akan menjadi acuan bagi Bhabinkamtibmas saat patroli.
"Untuk masyarakat yang ingin meninggalkan rumah dalam jangka waktu lama, silakan melapor dan mendaftarkan diri ke RT-nya masing-masing atau tetua Nagari-nya atau ke petugas pengamanan yang berada di lingkungan masing-masing, sehingga Bhabin Kamtibmas yang melaksanakan patroli di lokasi-lokasi tersebut bisa memonitor mana-mana saja rumah yang ditinggalkan penghuninya, khususnya pada Ramadan dan menjelang lebaran nanti," ujar Yasin.
Kompol Muhammad Yasin menegaskan bahwa seluruh rangkaian pengamanan bertujuan menciptakan suasana yang kondusif selama bulan suci.
"Tentunya semua kegiatan ini kami lakukan untuk mendukung terselenggaranya pelaksanaan bulan puasa yang aman, nyaman dan tertib bagi masyarakat Kota Padang," katanya.
Polresta Padang juga menyiapkan hotline fast response Polri 110 yang dapat diakses gratis oleh masyarakat untuk pelaporan cepat.
"Dengan pengawasan dan pengamanan yang diperketat, kepolisian berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan 1447 Hijriah dengan rasa aman dan tenang," pungkasnya. (adl)
















