Sumbardaily.com - Aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong yang mengganggu ketenangan warga kembali menjadi perhatian Polresta Padang.
Polisi memperketat patroli malam di sejumlah titik rawan setelah menerima informasi dari masyarakat terkait potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Patroli tersebut tidak hanya menjadi kegiatan rutin kepolisian. Laporan warga melalui layanan darurat Command Centre 110 menjadi salah satu pintu masuk bagi petugas untuk bergerak cepat menuju lokasi yang dinilai membutuhkan penanganan.
Dalam penertiban yang dilakukan pada Minggu (13/9/2026) malam, Pleton 1 Patroli Presisi Polresta Padang mengamankan lima motor.
Kendaraan tersebut ditemukan menggunakan spesifikasi yang tidak standar, termasuk knalpot brong yang menghasilkan suara keras dan mengganggu kenyamanan masyarakat.
Selain persoalan spesifikasi kendaraan, lima sepeda motor itu juga terindikasi kuat akan digunakan untuk aksi balap liar.
Seluruh kendaraan kemudian dibawa ke Polresta Padang untuk menjalani proses pendataan serta penilangan lebih lanjut.
Operasi tersebut dipimpin langsung Dantimsus sekaligus Kepala Tim 1 Patroli Presisi, Ipda Ryan. Ia memimpin kekuatan Pleton 1 dalam menyisir sejumlah wilayah hukum Kota Padang, terutama lokasi yang menjadi sasaran patroli untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas pada malam hari.
"Penertiban ini menjadi bagian dari langkah preventif Polresta Padang untuk merespons keresahan masyarakat. Keberadaan pengendara yang menggunakan kendaraan tidak sesuai spesifikasi, terlebih yang diduga berkaitan dengan balap liar, dinilai berpotensi mengganggu pengguna jalan lain serta ketertiban di ruang publik," kata Ryan, Minggu (13/9/2026) siang.
Sesuai dengan atensi Kapolresta Padang, Kombes Apri Wibowo, kata Ryan, patroli yang dilakukan kepolisian merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat.
Pengamanan malam dilakukan secara konsisten untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga yang sedang beristirahat maupun menjalankan aktivitas.
"Respons cepat petugas juga tidak terlepas dari partisipasi masyarakat. Informasi yang disampaikan melalui Command Centre 110 langsung ditindaklanjuti Tim 1 Patroli Presisi dengan mendatangi lokasi sasaran di berbagai ruas jalan protokol Kota Padang," katanya.
"Pola tersebut menunjukkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Ketika warga menemukan gangguan kamtibmas, laporan melalui saluran resmi kepolisian dapat menjadi informasi awal bagi petugas untuk menentukan langkah penanganan di lapangan," sambungnya.
Ipda Ryan memastikan kegiatan patroli presisi akan terus ditingkatkan intensitasnya.
"Kami tidak akan memberikan ruang bagi kelompok remaja maupun pengendara yang nekat melakukan balap liar dan mengganggu ketenangan warga pada malam hari," pungkasnya.
Polresta Padang turut mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan dan aktivitas anak-anak mereka, terutama ketika beraktivitas pada malam hari.
Pengawasan keluarga dinilai penting untuk mencegah generasi muda terseret aksi kenakalan jalanan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Masyarakat juga diminta tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan.
Informasi yang disampaikan melalui saluran resmi kepolisian diharapkan dapat membantu aparat melakukan tindakan secara lebih cepat dan tepat. (*)
















