Kabut Asap Kiriman Kepung Padang, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bagikan 2.850 Masker

Pertamina Patra Niaga Sumbagut menyalurkan bantuan masker kepada masyarakat Kota Padang untuk menghadapi kabut asap.

Pertamina Patra Niaga Sumbagut bersama BPBD Kota Padang menyalurkan bantuan masker kepada masyarakat sebagai respons terhadap kabut asap di Kota Padang, Sabtu (12/9/2026). (Dok. PPN Sumbagut)

Sumbardaily.com - Kabut asap kiriman akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah provinsi tetangga mulai berdampak terhadap aktivitas dan kesehatan masyarakat di Kota Padang dan sekitarnya.

Kondisi tersebut mendorong Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara (PPN Sumbagut) bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa ribuan masker kepada warga.

Asap yang mencapai wilayah Sumatera Barat (Sumbar) tersebut terbawa oleh pergerakan angin dari daerah yang tengah menghadapi kebakaran hutan dan lahan.

Situasi ini membuat Kota Padang turut merasakan dampak kabut asap meski sumber karhutla berada di provinsi lain.

Secara geografis, Kota Padang berada di wilayah yang dikelilingi sejumlah daerah yang saat ini sedang berjuang menangani karhutla. Beberapa di antaranya yakni Riau, Jambi hingga Sumatera Selatan (Sumsel).

Pergerakan angin yang membawa asap pekat menuju Sumbar kemudian membuat kualitas udara dan aktivitas masyarakat di Kota Padang dan daerah sekitarnya ikut terdampak.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena paparan asap tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan.

Merespons kondisi itu, Pertamina Patra Niaga Sumbagut menyalurkan bantuan paket alat kesehatan berupa masker kepada masyarakat Kota Padang.

Bantuan tersebut diserahkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang pada Sabtu (12/9/2026) siang untuk mendukung upaya penanganan dan penanggulangan dampak asap di Kota Padang dan sekitarnya.

Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton.

Menurut Hendri, bantuan masker dari Pertamina Peduli menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak kabut asap.

"Terimakasih kami ucapkan kepada Pertamina Peduli yang telah memberikan bantuan masker kepada masyarakat Kota Padang dan sekitar. Semoga asap segera berlalu dan udara di Kota Padang dan sekitar dapat normal kembali", ujarnya.

Di sisi lain, Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga Fahrougi Andriani Sumampouw menegaskan, perhatian perusahaan tidak hanya berkaitan dengan distribusi energi. Pertamina juga menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada masyarakat.

Respons terhadap kabut asap itu tidak hanya dilakukan melalui BPBD Kota Padang. Pertamina Patra Niaga Sumbagut juga menyasar masyarakat yang sedang melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Padang.

Pembagian masker dilakukan di beberapa wilayah, mulai dari kawasan Sawahan, Jati, Gunung Pangilun, Khatib Sulaiman, hingga Ampang. Masyarakat yang melintas di sekitar area SPBU tersebut juga mendapatkan masker.

Dengan demikian, bantuan tidak hanya menyasar warga yang datang ke fasilitas pemerintahan, tetapi juga masyarakat yang tetap menjalankan aktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap.

Secara keseluruhan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah menyalurkan lebih kurang 2.850 masker sebagai bagian dari aksi tanggap darurat menghadapi dampak asap di Kota Padang dan sekitarnya.

Fahrougi mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk hadir ketika masyarakat menghadapi kondisi yang membutuhkan respons cepat.

“Sebanyak lebih kurang 2.850 masker telah kami salurkan. Melalui aksi tanggap darurat ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat," katanya.

"Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu penanganan penanggulangan asap di Kota Padang dan sekitar sekaligus memperkuat sinergi dan hubungan baik antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Pertamina hadir tidak hanya sebagai penyedia energi nasional, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan sekitar,” sambung Fahrougi.

Bantuan masker tersebut menjadi salah satu bentuk respons terhadap kondisi kabut asap yang masuk ke Kota Padang akibat karhutla di provinsi tetangga. Di tengah asap yang terbawa angin dan mulai mengganggu aktivitas warga, pembagian perlindungan dasar berupa masker dilakukan di sejumlah titik yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat.

Selain bantuan melalui BPBD Kota Padang, distribusi di area SPBU membuat upaya tersebut menjangkau warga yang sedang mengisi BBM maupun masyarakat yang melintas.

"Langkah tersebut merupakan bagian dari aksi tanggap darurat sekaligus pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan korporat," pungkas Fahrougi. (*)

Baca Juga

Kabut Asap Mengancam Warga Bukittinggi, Bayi hingga Lansia Diminta Tak Banyak Keluar
Kabut Asap Mengancam Warga Bukittinggi, Bayi hingga Lansia Diminta Tak Banyak Keluar
Potensi Hujan Lebat di Sumbar 11-13 September, Warga Diminta Waspada
Potensi Hujan Lebat di Sumbar 11-13 September, Warga Diminta Waspada
Kualitas Udara tak Sehat, Car Free Day di Padang Dihentikan Sementara
Kualitas Udara tak Sehat, Car Free Day di Padang Dihentikan Sementara
Kabut Asap Padang Pariaman Ganggu Kualitas Udara, Pelajar Mulai Pakai Masker
Kabut Asap Padang Pariaman Ganggu Kualitas Udara, Pelajar Mulai Pakai Masker
Kabut Asap Selimuti Sijunjung, Warga Diminta Kurangi Pembakaran Sampah
Kabut Asap Selimuti Sijunjung, Warga Diminta Kurangi Pembakaran Sampah
Kapolsek Koto Tangah Kompol Afrino bersama personel membagikan masker gratis kepada pengendara dan masyarakat di Simpang Pasar Tabing Padang.
Kabut Asap Karhutla di Padang, Polsek Koto Tangah Dua Hari Berturut-turut Bagikan Masker Gratis