Jalan Bayang–Alahan Panjang Buka Akses Ekonomi Baru Solok dan Pesisir Selatan

Jalan Bayang–Alahan Panjang Buka Akses Ekonomi Baru Solok dan Pesisir Selatan

Jalan Bayang–Alahan Panjang yang menghubungkan Kabupaten Pesisir Selatan dan Solok. (Foto: Pemkab Pesisir Selatan)

Sumbardaily.com – Pembangunan Jalan Bayang–Alahan Panjang yang menghubungkan Kabupaten Solok dan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), kini memasuki tahap akhir. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar menargetkan proyek strategis tersebut rampung paling lambat akhir November 2025, atau lebih cepat dari rencana semula pada Desember.

Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy saat meninjau langsung progres pembangunan jalan tersebut baru-baru ini menegaskan agar pekerjaan proyek dipercepat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

“Saya minta proyek Jalan Bayang–Alahan Panjang ini bisa diselesaikan paling lambat akhir November, lebih cepat dari target semula Desember. Dengan begitu, manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” ujar Vasko.

Akses Ekonomi Baru untuk Dua Kabupaten

Menurut Vasko, kehadiran Jalan Bayang–Alahan Panjang akan membuka akses ekonomi baru di Sumbar, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Solok dan Kabupaten Pesisir Selatan. Jalan ini akan menjadi jalur strategis yang mempercepat arus barang dan hasil pertanian, serta memperkuat hubungan antarwilayah.

“Masyarakat Solok dapat lebih mudah mengirim hasil kebun dan sawahnya ke wilayah pesisir, sementara nelayan Pesisir Selatan bisa menyalurkan hasil tangkapan laut ke Solok. Ekonomi dua kabupaten ini akan semakin bergeliat,” jelasnya.

Selain memperkuat sektor ekonomi, proyek jalan penghubung sepanjang puluhan kilometer itu juga diyakini akan menjadi pintu masuk baru sektor pariwisata Sumbar bagian selatan.

Akses yang lebih cepat dari dataran tinggi Solok menuju kawasan pesisir dinilai akan meningkatkan pergerakan wisatawan dan memperluas potensi ekonomi kreatif masyarakat.

“Selain memperkuat sektor ekonomi, pembangunan jalan ini juga akan mendukung pengembangan pariwisata di Sumbar,” tambah Vasko.

Tetap Maksimal Meski Terbatas Anggaran

Dalam kesempatan itu, Vasko juga menegaskan bahwa Pemprov Sumbar akan terus berupaya memaksimalkan pembangunan infrastruktur meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan tantangan teknis di lapangan.

“Kita akan terus memaksimalkan pembangunan infrastruktur meski dengan segala keterbatasan yang ada. Mudah-mudahan ini membawa dampak positif bagi masyarakat. Mohon doanya, kita akan kerja keras untuk Sumbar,” ujarnya.

Warga Rasakan Manfaat Langsung

Kehadiran jalan baru tersebut mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Salah satunya Jhony, warga yang setiap hari melintas di jalur tersebut untuk berdagang hasil pertanian. Ia mengaku sangat terbantu dengan kondisi jalan yang semakin baik.

“Saya senang sekali jualan sayur ke Pesisir Selatan sekarang. Alhamdulillah, ini kemajuan besar. Dulu lewat jalur Padang butuh lima jam, sekarang hanya dua jam lewat sini. Hemat waktu dan minyak,” kata Jhony.

Diharapkan Jadi Simbol Konektivitas Baru Sumbar

Proyek pembangunan Jalan Bayang–Alahan Panjang bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi juga simbol konektivitas baru antarwilayah Sumbar. Jalur ini diharapkan menjadi alternatif strategis yang mempercepat pergerakan ekonomi, memperluas potensi pariwisata, dan mempererat hubungan sosial antarwarga di dua kabupaten tersebut.

Jika penyelesaian sesuai target, masyarakat Solok dan Pesisir Selatan akan segera menikmati manfaat nyata dari proyek yang lama dinantikan ini pada akhir November mendatang. (red)

Baca Juga

740 Ribu UMKM di Sumbar Didorong Naik Kelas, OJK Perkuat Peran BPR dan BPRS
740 Ribu UMKM di Sumbar Didorong Naik Kelas, OJK Perkuat Peran BPR dan BPRS
Jembatan Silaut Pesisir Selatan Dialihkan, Kendaraan 25 Ton Wajib Melintas Satu-satu
Jembatan Silaut Pesisir Selatan Dialihkan, Kendaraan 25 Ton Wajib Melintas Satu-satu
Rekrutmen KAI 2026 Dibuka, Waspada Modus Penipuan Janjikan Kelulusan
Rekrutmen KAI 2026 Dibuka, Waspada Modus Penipuan Janjikan Kelulusan
Rapat Paripurna DPRD Sumbar membahas Rancangan Perubahan APBD 2026.
APBD Sumbar 2026 Berubah, Belanja Modal Nyaris Tembus Rp1 Triliun
Cerry Eks Kabiro PBJ Sumbar Sempat Cuti usai Kasus Video Viral, Kini Diperiksa Dugaan Pelanggaran Disiplin
Cerry Eks Kabiro PBJ Sumbar Sempat Cuti usai Kasus Video Viral, Kini Diperiksa Dugaan Pelanggaran Disiplin
Kadis Kebudayaan Sumbar Syaiful Bahri meninggal dunia di usia 59 tahun.
Kadis Kebudayaan Sumbar Syaiful Bahri Wafat, Mahyeldi Kenang Pengabdian Sejak di Pemko Padang